Pranala.co.id (Limboto) Pemerintah Kabupaten Gorontalo mengambil sikap untuk meliburkan aktivitas belajar mengajar di sekolah dan juga untuk ASN dilingkungan Pemkab. Langkah ini sesuai dengan inisiatif  yang dilakukan Pemerintah Provinsi Gorontalo dan sejumlah daerah untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19

“Hari ini sudah dirancang bersama dan sistem itu sore ini segera di edarkan ke sekolah-sekolah,” kata Nelson dalam rapat terbatas (Ratas) dengan Pimpinan OPD, Senin (23/03/2020), diruang kerja Bupati Gorontalo.

Dan libur tersebut akan diberlakukan selama 10 hari dimulai dengan 24 Maret sampai dengan 4 April 2020

“Kalau tidak salah Pemerintah Provinsi sudah mulai memberlakukan hari ini, hingga 4 april 2020, maka untuk kita kabupaten akan dimulai besok,” ungkap Nelson

Nelson menambahkan, libur sekolah bukan berarti anak-anak tidak belajar, namun tetap diberikan fasilitas belajar di rumah. Dan ada penugasan khusus bagi tenaga pendidik untuk memberikan buku pelajaran atau bahan lain sehingga mereka selama libur ada bahan ajaran di rumah nanti.

“Paling penting itu memberikan fasilitas kepada anak didik sehingga di rumah tidak main-main tetapi paling utama belajar,”Harap Nelson

Terkait hal ini, proses semester yang sudah dimulai, Nelson meminta kepada Dikbud dan tenaga pendidik  secara berjenjang agar mengevaluasi pembelajaran yang diberikan saat berada selama di rumah.

“hanya saja prosesnya yang tadinya di sekolah maka mulai besok dipindahkan di rumah. Nah, hasilnya itu di evaluasi,” ungkapnya