Pranala.co.id, Kabgor – Setelah Gubernur gorontalo, Rusli Habibie mengumumkan satu orang warga Gorontalo asal bone bolango terpapar virus corona pada kamis malam (09/04/2020) kemarin, semua kepala daerah diundang dan diharapkan lebih memperketat penjagaan perbatasan guna mendeteksi orang masuk dan keluar di wilayah masing masing.

Menyikapi hal itu, Ketua gugus tugas percepatan penanganan covid-19 juga selaku Bupati Gorontalo Prof. Nelson Pomalingo, langsung duduk bersama dengan sejumlah OPD. “Hasil rapat hari ini, membahas kesiapan dalam menjaga wilayah desa dan kecamatan di Kabupaten Gorontalo. Semua pemangku kepentingan, baik pemerintah desa, kecamatan hingga dusun untuk lebih tegas memperketat silkulasi orang masuk dan keluar,” Ungkap Nelson, jumat(10/4/2020) diula rudis Bupati Gorontalo.

Foto : Humas

Ia menegaskan, tak hanya wilayah desa tapi sampai ketingkat dusun, namun dirinya akan menempatkan penjagaan di setiap perbatasan wilayah Kabupaten Gorontalo. Sehingga kata Nelson, masuk dan keluarnya orang di wilayah Kabupaten Gorontalo bisa benar- benar diketahui alamat serta tujuan mereka.

“Dengan begitu, kita sudah siap dan bisa mendeteksi untuk apa mereka keluar-masuk di wilayah Kabupaten Gorontalo,” Tutur Nelson.

Dirinya berharap, ketika diwilayah desa dan kecamatan ada yang tiba dari luar daerah, maka tugas keluarga untuk melaporkan kepihak pemerintah setempat. Sehingga dengan cara ini, pemerintah bisa mengetahui pergerakan orang baru tiba atau keluar. “Dari mana mereka, tiba tinggal dimana, sehingga terdeteksi semua ruang gerak masyarakat,” pinta Nelson, sambil juga berharap, jika ada anggota keluarga yang baru tiba dari luar daerah, maka tugas kita bersama melaporkan ke tempat – tempat layanan kesehatan atau puskesmas terdekat, baik mereka yang memiliki gejala maupun tidak, wajib bagi kami pemerintah untuk memeriksa dan melakukan isolasi”, Sambungnya.

Untuk meringankan beban warga yang memeriksakan kesehatan dan bagi warga yang diisolasi, nelson berharap semua desa dan kecamatan menanggung beban warganya. “saya intruksikan, warga yang diisolasi selama masa karantina, itu menjadi tanggungan camat dan kepala desa,” Tegas Nelson.

Nelson juga menuturkan, saat ini dirinya terus memaksimalkan protokol kesehatan. APD (alat pelindung diri) bukan hanya untuk tenaga kesehatan tapi juga untuk gugus tugas yang ada di desa dan kelurahan. Wajib kita adakan APD, keseluruh rakyat kabupaten gorontalo. Apabila ada kepentingan diluar rumah harus menggunakan masker dan itu di anggarkan melalui APBD dan APBdes,” Ungkap Nelson.

Nelson juga berharap, setiap rumah penduduk harus menyediakan SOP, protokol kesehatan. Semua rumah yang ada di kabupaten gorontalo harus menyediakan tempat cuci tangan dihalaman rumah. “tetap jaga jarak serta menjaga kebersihan lingkungan. Pesan saya, Jangan panik, mohon untuk mengikuti semua perintah dan himbauan pemerintah guna mumutus mata rantai virus corona,” Tandas Nelson.