Pranala.co.id-Kegiatan Go Green (Penanaman Pohon) dan Penanaman Bibit Jagung digelar Pemkab Gorontalo dalam rangka Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2021, berkolaborasi dengan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas III Gorontalo, Rabu (14/7/2021).

Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo mengatakan, pada periode pertama menjabat sebagai Bupati melalui RPJMD salah satu misinya adalah pembangunan berbasis kependudukan dan lingkungan hidup.

Dan untuk tahun 2021-2024, misinya salah satunya adaptasi perubahan iklim termasuk mendorong sektor pertanian sebagai sektor unggulan.

Lanjut Nelson, di era covid-19, ketahanan pangan sangat diperlukan,dimana-mana orang mempertahankan ketahanan pangan.

“Yang tidak terganggu di era covid-19 adalah pangan. Sehingga sejak covid-19, saya mendorong lahan-lahan untuk terus diberdayakan. Baik itu di pangan maupun diperkebunan,” kata Nelson.

Bupati dua Periode itu mengatakan, di PBB itu sudah menentukan bahwa 2021-2030 adalah dekade restorasi ekosistem. Maka kalau bicara ekosistem,bukan hutan saja tapi juga lingkungan hidup.

“Kita berharap apa yang dilakukan Lapas Perempuan ini berkelanjutan terkait lingkungan, untuk terus di dorong setiap saat,” imbuhnya.

Kaitannya dengan jagung, Pemerintah Kabupaten Gorontalo terus mendorong para petani disejahterakan sambal mendorong melalui dana APBD dan APBN tapi juga melalui perbankan.

“Kita mendorong Kredit Usaha Rakyat (KUR) dalam rangka mendorong jagung dan padi, UMKM bahkan KUR ternak. Mungkin juga kedepan, karena lapas sudah ada kelompok maka ini pun perlu didorong menjadi usaha bagi binaan lapas,” imbuhnya.

Ia pun menyampaikan apresiasinya kepada lapas yang saat mendorong penanaman Bibit jagung dan buah-buahan.

Karena kata Nelson, lapas telah memanfaatkan lahan untuk pangan untuk menjaga ketahanan pangan bukan untuk masyarakat tapi juga untuk binaan lapas lebih khususnya.

‘Inilah yang terus didorong pemkaB Gorontalo, sebagai kegiatan produktif memanfaatkan lingkungan dengan tanaman-tanaman bermanfaat,” beber Nelson.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Gorontalo, Hantor Situmorang, S.Pd M.Si, menjelaskan, penanaman bibit jagung oleh Lapas Gorontalo dilakukan dalam rangka pengembangan jagung wilayah khusus lembaga pemasyarakatan/rumah tahanan.

Kegiatan itu, ungkap Situmorang sebagai wujud kolaborasi lapas perempuan dengan Pemerintah Kabupaten Gorontalo. Terutama, di era covid-19, lapas tetap produktif untuk berkarya.

“kita manfaatkan lahan ini untuk bisa menjadi penyangga ketahanan nasional, penanaman jagung dan hasil-hasil pertanian lainnya, juga untuk membangun wilayah hijau yang bisa menciptakan udara segar serta dapat memberikan edukasi kepada warga binaan di lapas perempuan ini,sebagai hal-hal produktif,” tandasnya.

%d blogger menyukai ini: