Pranala.co.id (Limboto) – Beredarnya informasi terkait jadwal pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) yang dipastikan Kememterian Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani, menjadi kabar gembira bagi aparatur sipil negara (ASN) diseluruh indonesia.

Menteri Keuangan itu memastikan paling lambat Jumat, 15 Mei 2020 mendatang, pencairan THR dilakukan serentak.

Menariknya hal ini ditanggapi oleh Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo. (13/5/2020)

Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo mengatakan, THR Kabupaten Gorontalo semuanya ada, dan akan segera dicairkan sesuai petunjuk menteri keuangan, bahwa diharapakan secara serentak pencairan tersebut.

“Saya perlu menjelaskan berita yang beredar disalah satu media cetak kemarin, jadi, Dana kita di Kab.Gorontalo itu ditahan pencairannya, bukan diblokir, karena Belum memasukkan sampai 50 persen refokusing, akan tetapi alhamdulillah sekarang sudah selesai. Dan yang ditahan seperti itu bukan hanya kab.gorontalo, namun ada sekitar 300 lebih daerah termasuk Provinsi Gorontalo ada 4 daerah. Apalagi kab.gorontalo yang terbesar daerahnya, maka melakukan rasionalisasi itu harus betul-betul jeli dan teliti, mudah -mudahan munggu ini dananya akan segera keluar.” Terangnya.

Nelson juga menambahkan,, pihaknya menjamin namanya gaji, penghasilan, THR, dan honor agar segera tercairkan. Dirinya juga mengatakan akan memberikan semuanya termasuk operasional dari kantor.

“Sampai saat ini saja tidak ada kantor yang terancam listriknya diblokir, semua operasional jalan dengan baik. Termasuk pelayanan terhadap masyarakat sudah kira siapkan dananya dengan kisaran 7.5 Miliar yang dibagi tiga tahap. Pertama dibulan kemarin 2.5 miliar, bulan ini 2.5 miliar dan bulan depan 2.5 miliar lagi, bahkan kita sementara berfikir untuk pemulihan.” Terangnya.

Nelson juga mengatakan Jangan dipahamai bahwa Kab.Gorontalo sudah mau mati, sekiranya tidak seperti itu. Adapun pencairannya tersendat, hal itu berlaku untuk seluruh daerah tidak hanya Kab.Gorontalo.