Pranala.co.id-Kuliah Kerja Lapangan Pengabdian (KKLP) Universitas Ichsan Gorontalo, bersinergi melakukan Pelatihan Work Shop bersama pemerintah Desa Motilango Kecamatan Tibawa Kabupaten Gorontalo serta masyarakat setempat, tentang pentingnya edukasi Ekowisata Pinus Motilango, minggu (7/2/2021)

Dekan Fakultas Ekonomi Dr. Ariawan mengatakan kegiatan hari ini Kampus Unisan Gorontalo bersama mahasiswa mengadakan Work Shop Program Kemitraan Masyarakat Ekowisata Pinus Motilango.

” pelatihan ini kita mengarahkan Potensi-potensi apa yang ada di desa, menjadi suatu destinasi wisata selain Pinus Motiango itu sendiri,” ungkapnya.

Lanjut Ariyawan, Di dalam Pelatihan ini ada semacam Work Shop contohnya dengan adanya Tanaman-tanaman hias seperti, anggrek yang mana pengembangan anggrek itu, bisa di manfaatkan masyarakat di sekitar untuk, penambah pemulihan Ekonominya.

Dosen Fakultas Pertanian Milawatilala, SP, MP menjelaskan, Anggrek itu terdiri atas dua yaitu, ada jenis anggrek yang sudah di kembangkan, itu sudah termasuk Anggrek Hibrida yang di sulangkan kemudian, ada anggrek Spesies yang masih asli, biasanya di temukan di Hutan-hutan. Anggrek yang dari hutan terdiri atas dua juga yaitu ada yang menempel di Pohon dan ada juga yang tumbuh di tanah.

” Tanaman anggrek ini memiliki suhu yang relatif lebih rendah dari jenis tanaman yang lain, harganya anggrek ini berbeda-beda karena, mempunyai kelasnya masing-masing yang saya pernah cek harga anggrek dengan ukuran lempengan Pakis berkisar 50 ribu rupiah, itupun di ambil dari hutan tanpa ada pengembangan tersendiri, dan walaupun kita mengambil indukan dari Hutan tidak mengurangi Populasi yang ada di hutan,” kata Milawatilala, SP, MP

Dosen Fakultas Pertanian Milawatilala, SP, MP menambahkan, memang proses pengembangan anggrek sendiri sangat lama kemudian, bisa mengembangkan secara komersil yang terpenting, tetap menjaga kelestarian anggrek, ekosistem alam itu sendiri dan memiliki keuntungan tersendiri untuk hutan pinus yaitu Estetika atau keindahan.

” Kita berharap, ada sinergitas tim terutama untuk pengelolah dari masyarakat, Pemerintah Desa, Instansi Pemerintah Kabupaten Gorontalo Dinas-dinas terkait, dan pihak swasta juga bisa berkontribusi dan agar pengembangan kedepan bisa terlaksana dengan baik,” tambah Frengki Ekaputra Surosa sebagai Pendamping mahasiswa KKLP Unisan dan pendamping kemitraan masyarakat Desa Motilango.

Frengki sebagai Dosen unisan juga mengajak kepada masyarakat mari bekerja sama mengembangkan ofserfasi hutan Pinus Motilango agar Sumber Daya Alam dan Sumber Daya Manusia bisa berkesinambungan dalam membangkitakan perekonomian masyarakat.

” Intinya tujuan kita ingin memajukan ekonomi masyarakat yang ada di desa motilango,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Dekan Fakultas Hukum Djufri, SH, MH mengatakan, sebagai pemateri hari ini terkait pengembangan Ekowisata dari Fakultas Hukum menerangkan untuk regulasinya karena itu sangat penting.

” Kita berharap ada perlindungan hukum contohnya, ada peraturan desa yang berikan perlindungan, untuk kawasan hutan Pinus Motilango ini bisa di berikan jaminan hukum agar, kedepannya Infestor-infestor tidak seenaknya masuk, dan kita dari pendampingan masyarakat kemitraan Desa Unisan Gorontalo mendorong terus kemajuan Desa,” tandasnya

Wakil Dekan Fakultas Hukum Djufri, SH, MH juga menambahkan, Ekosistem Wisata Pinus Motilango ini, begitu berpotensi mengembangkan tanaman Anggrek dan itu yang terus di dorong.

” Saya selaku pemerintah Desa motilang sangat mengapresiasi tentang Work Shop Program Kemitraan Masyarakat Ekowisata Pinus Motilango Karena, ini salah satu cara kepada masyarakat untuk, mengembangkan pengelolaan wisata kedepan,” ungkap kades Motilango Ishak Buna

Lanjut kata Ishak Buna Pemerintah Desa pun begitu sangat menerima kembali kedepannya kedatangan mahasiswa KKLP Unisan lagi ke Desa kami agar Ekowisata bisa berkembang pesat di desa kami terutama wisata Pinus Motilango.

” Memang tahun kemarin untuk Ekowisata belum di anggarkan dan insya allah tahun 2021 akan terealisasi program pengembangan Ekowisata,” tutupnya.

 

Pewarta : Agung Nugraha

%d blogger menyukai ini: