Pranala.co.id – Akhir – akhir ini, Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo di Hebohkan dengan beredarnya isu di media sosial adanya pemotongan honor kepala Desa beserta aparatnya di kabupaten Gorontalo, mendengar hal itu Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo segera meresponnya.

Bupati Gorontalo segera respon isu yang beredar akhir – akhir ini, dengan menghadiri Silaturahmi Kepala Desa dan Asosiasi Badan Pengawas Desa yang berlangsung di DPRD Kabupaten Gorontalo itu.

“Biasanya silaturahmi seperti ini hanya aspirasi rakyat, tapi ini kepala desa yang datang langsung. Kita segera membahas kembali, kemungkinan untuk melakukan perubahan lagi, soal apa yang diharapkan mereka. Dan itu ada jalannya.” tegas Bupati Nelson. Senin (7/12/2020)

Aspirasi Kepala Desa yang tergabung dalam Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Gorontalo itu mempertanyakan soal ADD yang hanya 64 Milyar, harusnya  73 Milyar, terjadi penurunan sekitar 12 Milyar.

Menanggapi hal itu, Bupati Nelson mengatakan, 12 Milyar disiapkan untuk tambahan ADD yang hanya 64 Miliar di APBD, di 12 Milyar itu bisa kita ambil 3 M dari ADD dan 9 M dari APBD.

Pemda dan DPRD akan segera mencarikan solusi terkait persoalan yang beredar luas melalui media sosial tersebut, Semua ada jalannya keluarnya, APBD belum final.

“Karena ini akhir tahun, kebetulan APBD kita masih dibahas oleh Gubernur, Maka segera kami tinjau” ungkap Nelson.

Nelson mengungkapkan, Jabatan menjadi Bupati itu hingga 17 Februari 2021, sehingganya Perbup akan selesai dan keluar di bulan ini, perbup tentu akan menjadi pedoman APBDes kedepan sembari kita menunggu evaluasi dari Gubernur.

Dirinya menambahkan, selama 71 hari ini tidak mengetahui adanya pemotongan Honor Kades dan Aparat Desa, karena masi menjalani masa cuti, untuk kampanye.

“Kebetulan saya 71 hari tidak  ada, jadi saya tidak tahu, Alhamdulillah selama saya menjabat hampir tidak ada keluhan seperti ini, apalagi menyoal pemototongan honor aparat Desa, nanti tahun ini baru terjadi seperti ini dari 4 tahun saya menjabat, itu yang perlu dipertanyakan.” Tegasnya.

Diakhir kata Nelson mengatakan sangat mengapresiasi upaya aparat Desa yang menyampaikan aspirasinya karena memperjuangkan hak – haknya itu demi kinerja mereka.

“Saya tidak ingin hanya karena ini kemudian Pilkada tidak berjalan dengan baik. Kita harus mensukseskan Pilkada ini, dan siapapun yang terpilih harus kita dukung.” Tutup Nelson.