Pranala.co.id (Gorontalo) – Meningkatnya aktivitas pengguna sepeda membuat jalanan semakin ramai dengan iring-iringan yang cukup panjang. Tidak hanya di Ibukota Jakarta namun, didaerah seperti Gorontalo pun cukup banyak peminatnya. Peminat sepeda pun beragam, dari kalangan siswa hingga pekerja, dari sepeda lipat hingga sepeda gunung pun turut meramaikan. Dari hanya sekedar untuk olahraga, hingga sampai ke tempat perbelanjaan pun sudah menjadi transportasi alternatif bagi mereka.

Komunitas pun mulai bermunculan, tidak heran jika persentasi para pengguna sepeda akhir-akhir ini mulai meningkat dari tahun ke tahun. Respon positif pun datang dari berbagai kalangan yang patut diapresiasi karena, banyak manfaat yang bisa dijadikan alasan untuk mengembalikan budaya bersepeda. Selain manfaat kesehatan yang didapatkan, kita juga bisa meminimalisir keuangan kita.

Namun, fenomena yang terjadi hari ini banyak aturan yang sering dilanggar lalu lintas oleh pengguna sepeda. Dalam tayangan video singkat yang berdurasi dua menit itu, menjelaskan bagaimana seorang goweser harus tetap mentaati aturan yang sudah diberlakukan. Tidak ada yang diistimewakan, baik itu sepeda mahal maupun murah, semua sama.

Bagi goweser pemula taati lalu lintas, tetap di jalur sepeda, baik yang telah diberikan marka jalan maupun tidak, kita tetap harus berada di sebelah kiri. Apabila berhadapan dengan lampu merah, berhentilah jangan sampai melewati batas garis. Karena bersepeda itu positif, jangan saling mencela dan menyalahkan sesama pengguna jalan.

“Sepeda itu memang hal positif, zero emisi yang pasti menyehatkan, untuk kalian yang belum berpindah atau masih menggunakan kendaraan pribadi (red: kendaraan emisi), itu hak kalian kita tidak akan menganggu jadi tolong sama-sama saling mentaati aturan lalu lintas saja,” tutup Imans Renkaz @jktsepeda.