Pranala.co.id (GORUT) – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Gorontalo Utara mulai melaksanakan seleksi pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) tahap dua.

Pembukaan seleksi calon pasukan pengibar bendera pusaka (PASKIBRAKA) tahun 2020 di tingkat kabupaten Gorontalo Utara dibuka langsung oleh Bupati Indra Yasin, Kamis (19/03/2020).

Kepada awak media bupati Indra mengatakan, melalui seleksi yang dilaksanakan ini bisa melahirkan generasi – generasi yang bisa di pertanggung jawabkan dalam pelaksanaan upacara nanti.

foto : arif humas

ia menambahkan melalui instruktur dan tim seleksi untuk bisa menerapkan petunjuk teknis maupun non teknis.

“Saya menyambut dengan gembira dan rasa bangga pelaksanaan kegiatan Seleksi Calon Paskibraka ini, karena saya berkeyakinan bahwa kegiatan seperti ini merupakan wahana yang sangat tepat dalam meningkatkan mental dan disiplin dan serta berkualitas,” ungkap Indra Yasin

Dalam sambutan bupati yang dibacakan Sekda Waykanan Saipul, meminta Anggota Paskibraka yang terpilih nantinya tidak hanya memiliki keistimewaan sebagai pasukan pengibar bendera pada upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat kabupaten, namun harus mampu menunjukan keteladanan sebagai pelajar yang berprestasi, disiplin, bermoral dan memiliki jiwa nasionalisme.

“Saya yakin kalian putra-putri terbaik utusan dari sekolah masing-masing sebagai generasi masa depan yang maju dan unggul, yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, teruslah berkarya,” ujarnya

Lanjutnya, anggota Paskibraka harus memiliki integritas kepribadian yang baik, mental yang kokoh, ulet, pantang menyerah, dan mampu berjuang demi kemajuan Kabupaten Gorontalo Utara kedepan, serta menjadi ujung tombak dalam membangun persatuan dan kesatuan bangsa.

“Tentu melalui persatuan dan kesatuan ini pertahankanlah kedekatan, persaudaraan dan kekompakan kita saat mengikuti proses seleksi, agar terpilih menjadi Anggota Paskibraka, dan mampu memberikan pengaruh positif baik dilingkungan tempat tinggal masing-masing maupun dalam pergaulan masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala dinas pemuda dan olahraga Gorontalo utara Yunus Eraku mengatakan, proses seleksi itu telah dimulai sejak beberapa waktu lalu di tingkat kecamatan, hingga melahirkan sebanyak 126 orang utusan dari SMA se-kabupaten gorut yang akan di seleksi kembali tahap dua di tingkat kabupaten.

“Pembukaan proses seleksi Paskibraka sudah sejak waktu lalu sudah di laksanakan di tingkat kecamatan. Dan untuk tingkat kabupaten di laksanakan pada hari ini,” ungkap Yunus

Ia menambahkan untuk tahap dua seleksi akan meliputi kesehatan, kegiatan Peraturan Baris Berbaris (PBB) dan kesamarataan gerakan, tentunya proses seleksi itu diikuti 126 dapat melahirkan 33 peserta tingkat kabupaten dan 8 peserta untuk tingkat provinsi.

“Adapun proses seleksi tahap dua sudah meliputi pemeriksaan kesehatan, dan peraturan baris berbaris. Kemudian dari 126 orang ini bakal di Tapos menjadi 33 orang tingkat kabupaten dan 8 orang tingkat provinsi,” terangnya

Adapun para peserta diseleksi oleh tim Dispora gorut, TNI-Polri, serta Purna Paskibraka Kabupaten (PPK) Gorut.