Pranala.co.id – Pelantikan kepala desa serentak hasil pemilihan tahun 2019 gelombang ke-3 Se – Kabupaten Gorontalo. Bertempat di Rumah Dinas Bupati Gorontalo. (25/11/2019)

75 Kepala Desa dialntik sesuai Surat Keputusan Nomor 685-760/17/XI/2019 tentang pemberhentian pejabat kepala desa, penetapan, pengesahan dan pengangkatan Kepala Desa terpilih melalui hasil pemilihan gelombang ke – 3 tahun 2019 sekabupaten Gorontalo.

Dalam sambutannya, Bupati Gorontalo, Prof Nelson Pomalingo mengatakan, pada pelantikan ini, tentu lahirlah wajah baru kepala desa se-Kabupaten Gorontalo, “saya kira hal ini sudah dilakukan secara demokratis sejak 6 bulan dilaksanakan, melalui panitia ditingkat desa hingga tingkat kab.gorontalo, tentu inilah klimaks pelantikan kades tahun2019”. Tuturnya.

Nelson mengingatkan kepada para kades dalam melaksanakan tugas kedepan untuk tidak ada masalah, tentu ini, amanah rakyat yang harus dipertanggung jawabkan dengan baik, karena fenomena sampai saat ini ditingkat desa masi ada masalah kemiskinan, pendidikan, lingkungan yang rusak, dan berbagai hal yang menjadi harpan masyarakat.

“Saya meminta harus dicamkan dalam diri setiap kades, untuk menuntaskan hal – hal yang menjadi harapan masyarakat, karena hal itu sebagai janji melalui visi dan misi yang disampaikan, tentu harus segera dilakukan konsolidasi di tingkat desa, baik itu aparat maupun kepada seluruh masyarakat, dan seluruh rakyatnya di willayah itu, harus dirangkul secara keseluruhan tanpa terkecuali.” tukasnya.

Bupati Gorontalo juga menegaskan, pihaknya tidak mau mendengar kedepan adanya pendistribusian bantuan yang tidak merata, dan jika terjadi tentu kades tersebut akan diberi teguran pertama hingga ke tiga, jika terus berlarut seperti itu, tentu bisa saja SK Kades yang ditandatangani akan dicabut karena tidak adil kepada seluruh masyarakat.

Sebagai aparat yang tentunya satu corps dengan pemerintah, jangan ada desa yang coba membuat negara sendiri di wilayah yang dipimpinnya. Berbagai kegiatan tentunya harus dikonsolidasikan dengan baik.

Melalui anggaran APBDes begitu banyak dana desa yang berjumlah, 1.5 hingga 2 miliar, bahkan dana APBN kita turunkan ke desa, oleh karena itu dimohonkan anggaran tersebut harus dikoordinasikan dengan baik termasuk dapat dipertanggung jawabkan, terutama kepada seluruh masyarakat Kab.Gorintalo.

“Lalporan Keuangan harus dilakukan dengan baik, jangan terjadi seperti kepala desa sebelumnya, ada beberapa kepala desa yang tidak diberi rekomendasi dikarenakan adanya persoalan keuangan dan lain sebagainya.” Tutur Nelson.

Lanjutnya, Terukur dengan adanya kepala desa terpilih maupun tidak, bahwa masyarakat sudah begitu baik dan punya semangat untuk membangun desanya, usai dilantiknya kades ini tentu sangat mengharapkan dukungan masyarakat untuk saling mendukung untuk proses pembangunan bisa berjalan dengan baik.

“Kepada Dewan terhormat, sambil memberikan dukungan dari tingkat atas, melalui APBD, tentu urgensinya ialah tingkat Dewan agar dapat memberikan penilaian serta evaluasi dan bimbingan kepada seluruh kades dalam melaksanakan tugas kurang lebih 6 tahun.” Imbuhnya.

Pada sambutan terakhirnya, Nelson mengharakan, para kades memiliki semangat untuk terus menerus membangun Kab.gorontalo, termasuk kepada pendampingnya untuk terus menerus memberikan semangat dan mengingatkan ketika ia mulai salah, agar kades bisa melakukan tugasnya dengan baik.