Pranala.co.id (Gorontalo)- Dalam rangka menyambut Hari Dharma Karya Dika (HDKD) yang diperingati setiap tanggal 30 Oktober, Kanwil Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Provinsi Provinsi Gorontalo, menyelenggarakan kegiatan Legal Expo yang berlangsung selama 3 hari, dari Jum-at hingga Minggu (24-27/10) di Halaman Kanwil Kemenkumham Provinsi Gorontalo.

Menariknya, kegiatan yang mengusung tema “Transformasi Meraih Kerja Pasti” ini, menampilkan stand, diantaranya Kanwil Imigrasi, Divisi Pelayanan Kanwil Kemenkuham, Ikatan Notaris, BAPAS, Lapas Boalemo, Lapas Perempuan, LPKA, Lapas Kota Gorontalo, Lapas Pohuwato, Koperasi Pengayoman Syariah, Organisasi Bantuan Hukum (OBH) termasuk upaya melibatkan perusahaan swasta seperti Gorontalo Creative, Yamaha, Honda FIF Astra, Wulling dan masih banyak lagi elemen lainnya yang turut memeriahkan kegiatan ini.

Rangga Putra Yudha, yang membidangi Teknologi Informasi Komunikasi Kantor Imigrasi Gorontalo mengatakan, kegiatan ini menjadi salah satu spirit untuk menunjukkan pelayanan terbaik bagi masyarakat di mana saja.

Lanjutnya, Khusus untuk Kanwil Imigrasi, kegiatan ini juga menjadi salah satu instrumen penting, dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Salah satunya, stand Kantor Imigrasi membuka pelayanan lansgung pembuatan Paspor dan dokumen keimigrasian lainnya.

Pelayanan pengurusan Paspor oleh Imigrasi. Foto : Risman

Tidak hanya itu, dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dalam hal pembuatan paspor, Kantor Imigrasi Gorontalo telah mencanangkan program “Pelayanan Mobilie”, terutama bagi mereka yang tengah menderita sakit dan penyandang cacat atau disabilitas.

Dalam program ini lanjutnya, petugas dari Imigrasi turun langsung ke rumah-rumah penyandang disabilitas dan mereka yang tengah menderita sakit untuk memberikan pelayanan langsung tanpa harus bersusah payah mendatangi kantor Imigrasi.

Rangga menjelaskan pada pranala.co.id, Hal ini merupakan wujud dari semangat dan perjuangan Kantor Imigrasi Gorontalo dalam merajut “kerja pasti” yang menjadi spirit dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

Dengan begitu tuturnya, Kantor Imigrasi Gorontalo dalam sepekan terakhir ini, selain membuka pelayanan di kantor Imigrasi juga memberikan pelayanan di luar kantor , dalam hal ini mendatangi langsung masyarakat yang membutuhkan pelayanan.

“Hal ini sebagai bagian dari komitmen Kanwil Imigrasi dalam memberikan kemudahan-kemudahan bagi WNI dan warga Negara Asing dalam pembuatran Paspor” tandasnya.

Dijelaskannya, pembuatan dokumen perjalanan, melayani dan melindungi masyarakat menjadi bagian penting dari tugas yang diemban Kantor Imigrasi sesuai Undang-Undang No. 6 tahun 2011 tentang Keimigrasian. Tidak hanya itu saja, Kantor Imigrasi juga secara tegas siap melakukan penindakan hukum bagi mereka yang melanggar ketentuan keimigrasian yang diatur dalam peraturan perundangan yang berlaku.

Terkait pengurusan atau pembuatan Paspor baru, Rangga Putra Yuda menjelaskan, sesuai Peraturan Menteri (Permen) Nomor 8, pemohon dapat melampirkan E-KTP, Kartu Keluarga, Akte Kelahiran atau Ijazah dan Buku Nikah jika sudah menikah. Sementara untuk penggantian Paspor tentu lebih mudah lagi, yakni cukup membawa Paspor lama yang sudah habis masa berlakunya dan E-KTP saja.

“Melalui ketentuan ini, jadi sudah tidak ada lagi yang namanya perpanjangan Paspor tapi penggantian Paspor. Biaya pengggantian pun hanya berkisar Rp. 300 ribu untuk 48 halaman buku Paspor” jelasnya.