Pranala.co.id-Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kabupaten Gorontalo bersama Taekwondo Indonesia (TI) Cabang Kabupaten Gorontalo mengelar Bakti sosial dalam hal ini Khitan massal.

Melalui pantauan media online Pranala, kegiatan tersebut bertempat di kediaman dr. Irawan Huntuyungo, kegiatan itu diikuti 53 peserta Khitanan masal. Sabtu (10/4/2021).

Selaku Ketua IDI Kab. Gorontalo dr. Irawan Huntoyungo, mengatakan, bakti sosial Khitanan masal ini melalui program kemasyarakatan atau di sebut bakti kemasyarakat.

“Kita dari IDI Kabgor bersama Taekwondo Indonesia Gorontalo mengambil waktu untuk melangsungkan kegiatan sebelum puasa, tujuannya agar anak-anak yang telah di khitan (sunat) bisa berpuasa dengan baik,” ungkapnya.

Lanjut kata Irawan, menurut pendapat secara awam, rata-rata di Gorontalo itu kalau belum di sunat belum puasa secara apa yang memang menjadi kewajiban.

Ini yang harus difikirkan bersama agar semua mindset masyarakat terpola untuk segera mengkhitan anak-anak mereka. Irawan juga mengungkapkan selama kepemimpinannya baru kali ini diadakan acara serupa.

” insya allah kegiatan khitan ink bakal di adakan di setiap tahunnya, program ini harus tetap kita lestarikan karena, masih banyak masyarakat yang belum mampu menjalankan Khitan” jelas Ketua IDI

Direktur RSUD Dunda itu menambahkan, di acara yang dilangsungkan ini peserta yang disiapkan melalui kerja sama dan kolaborasi oleh IDI dan Taekwondo Indonesia Cabang Kabupaten Gorontalo.

Kolaborasi ini tujuannya agar bisa bekerjasama dan sama – sama bekerja guna memupuk kembali makna dari kerja bakti, intinya seluruh dedikasi ini dikhususkan untuk masyarakat. Apalagi di dalam kegiatan ini ikut serta 30 Dokter.

Sementara itu di tempat yang sama, Wahyu orang tua salah seorang anak yang mengkuti khitanan massal, mengatakan, ucapan terima kasih kepada IDI dan Taekwondo Indonesia Kabupaten Gorontalo yang telah menyelenggaran kegiatan tersebut.

Menurutnya Sunat massal seperti ini sngat berdampak positif Selain bisa membuat anak-anak semakin berani untuk di khitan, juga sangat membantu para orangtua yang belum mengkhitankan anaknya.

“Anak-anak akan lebih berani ikut khitan karena banyak teman sebayanya juga mengikuti prosesi tersebut. Kegiatan ini juga sangat membantu sekali bagi masyarakat yang belum mampu. Karena, kalau kita melaksanakan sendiri pasti ada biaya, dan ini alhamdulillah gratis,” kata Wahyu salah satu warga Kecamatan Tibawa itu.

Wahyu juga berharap besar agar kegiatan serupa akan terus dilaksanakan oleh IDI dan Taekwondo Indonesia Kabupaten Gorontalo secara berkelanjutan di waktu-waktu mendatang.

“Sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada IDI dan Taekwondo Indonesia Kabupaten Gorontalo,” Tutupnya.

 

Pewarta : Agung Nugraha

Editor  : Risman Taharuddin
%d blogger menyukai ini: