Pranala.co.id (Gorontalo) – Musyawarah Wilayah Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Provinsi Gorontalo telah resmi digelar di Ballroom Hotel Damhil Kota Gorontalo, Rabu (4/11/2020).

Muswil Dekopin Wilayah Provinsi Gorontalo dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Idris Rahim, serta dihadiri  Ketua Umum Dekopin Nurdin Halid, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Gorontalo Mohamad Najamuddin, Ketua Dekopinwil Gorontalo Azis Hasan,  dan para pimpinan Dekopinda Kabupaten/Kota, serta para pelaku koperasi di Gorontalo.

Dalam Kegiatan tersebut, Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim mengatakan diselenggarakannya Muswil Seperti ini adalah sebuah momentum untuk melakukan konsolidasi organisasi.

“Dalam melaksanakan musyawarah wilayah ini, paling tidak ada beberapa hal yang musti kita lakukan. Yang pertama yaitu, memperkuat organisasi dari provinsi sampai kabupaten/kota, yang kedua harus mampu menyusun program-program kerja, dan yang terakhir adalah memilih pemimpin baru untuk periode berikutnya” Ungkap Idris Rahim dalam memberikan sambutan pada Muswil tersebut.

Lanjut idris, Koperasi ini adalah pilar bagi ekonomi Negara dan yang pastinya milik seluruh rakyat Indonesia.

“Kita tahu bersama bahwa koperasi itu ialah soko guru ekonomi bangsa, dan tentunya milik daripada rakyat” imbuhnya

Idris juga mengharapkan, di situasi pandemi sekarang Koperasi harus berperan dalam memulihkan ekonomi. Karena koperasi bisa menjadi salah satu solusi untuk masyarakat dengan tujuh prinsip koperasi.

“Di era pandemi covid-19 ini koperasi harus berperan sebagaimana dalam tema muswil ini adalah peran gerakan koperasi dalam pemulihan ekonomi nasional” harap Idris Rahim.

Dekopinwil Langsungkan Pembukaan Secara Resmi Muswil Dekopin.

Sementara itu, Ketua Umum Dekopin Nurdin Halid bercerita bahwa pada saat pertama kali Covid-19 melanda Indonesia, dirinya bersama-sama Anggota Dekopin Pusat langsung membentuk tim untuk mengantisipasi krisis ekonomi khususnya dikalangan gerakan koperasi.

“Dekopin pusat sudah melakukan langkah-langkah antisipatif untuk mencegah terjadinya krisis ekonomi di tengah pandemi ini. Maka saya membentuk tiga tim waktu itu, pertama tim rekapri untuk koperasi primer. Kedua, tim ekonomi koperasi sekunder, dan terakhir tim ekonomi untuk koperasi simpan pinjam” Jelas Nurdin Halid.