Pranala.co.id (Pohuwato) – Partisipasi Forum Publik Untuk Kesejahteraan Perempuan Dan Anak (Puspa) Pohuwato, mengucapkan selamat Hari Anak yang jatuh pada hari Kamis (23/07).

Demikian yang disampaikan oleh Ketua Harian Puspa Kabupaten Pohuwato, Stenli Nipi saat ditemui, di Kantor Lembaga Bantuan Hukum Wahana Keadilan Pohuwato (LBH-WKP).

Dirinya berharap, di hari anak ini adanya kolaborasi Pemerintah, Guru dan orang tua agar bisa berpartisipasi dalam atas maraknya kekerasan terhadap anak, Human Trafficking (Perdagangan Anak), dan juga Prostitusi, Lebih – lebih pada exploitasi anak dalam rangka kepentingan ekonomi (Eksploitasi Anak).

“Selama ini peran penegak hukum, yakni institusi Kepolisian, Kejaksaan dan Pengadilan sudah begitu optimal didalam versi sebagai langka menfasilitasi penanganan perkara yang berhubungan dengan anak, baik yang menjadi korban dan menjadi pelaku tindak pidana. kedepan anak berhadapan hukum dapat ditekan dengan peran semua pihak ,”jelas Stenli. Kamis (23/07/2020).

Puspa Kabupaten Pohuwato Peduli Hari Anak Nasional. Foto : Fadel

Ketua Harian Puspa Pohuwato ini juga mengatakan, Hari Anak yang diperingati dimasa pandemik (Covid-19) ini, berharap peran orang tua tidak mengabaikan pendidikan dan kesehatan anak.

“Tentunya anak-anak sangat rentan terserang penyakit dan virus , olehnya penting kolaborasi antara pemerintah, guru dan orang tua untuk memantau dan memperhatikan protokoler kesehatan anak dengan memberikan sosialisasi yang sederhana yakni mencuci tangan pakai sabun, pakai masker dan jaga jarak dengan orang – orang yang mereka tidak ketahui,”tuturnya

Karena menurutnya, pendidikan itu penting tapi jangan sampai pendidikan mengorbankan sisi kesehatan anak, keduanya dibutuhkan baik pendidikan dan kesehatan. “mengingat anak-anak hari ini merupakan generasi penerus bangsa dan mereka merupakan tanggung jawab kita bersama,”ajak Direktur LBH-WKP tersebut.

Pengacara muda ini juga berharap, agar masyarakat, bisa memanfaatkan Puspa dan lembaga-lembaga lain yang dibentuk oleh pemerintah Kabupaten Pohuwato. “Dalam memberikan informasi, bilamana ada tindakan kekerasan yang berkaitan dengan anak, tentunya kami pun memberikan perlindungan hukum baik pada korban, saksi serta pelapor yang mengetahui adanya peristiwa yang bertentangan dengan hukum dan melanggar norma kesusilaan,”tandasnya.

 

Penulis : Fadel

Editor : Risman