Pranala.co.id (Gorontalo) – Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Pramuwisata Indonesia Provinsi Gorontalo, menggelar kegiatan memungut sampah di Destinasi Wisata Pantai Kurinai Desa Botubarani Kecamatan Kabila Bone Kab. Bone Bolango, jam 07.00 minggu, (30/8/2020).

Kegiatan itu di dukung oleh Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo, Dinas Pariwisata Bone Bolango, (HPI) Himpunan Pramuwisata Indonesia Provinsi Gorontalo, (PHRI) Persatuan Hotel Restoran Indonesia Propinsi Gorontalo , Lanal Gorontalo, Masyarakat Botubarani, Nou dan Uti Provinsi Gorontalo, Pokdarwis Desa Bilihu Timur, Desa Lamu, Desa Lopo Kecamatan Batudaa Pantai Kabupaten Gorontalo, Berjumlah 200 orang.

Saat di temui awak media Kadis Pariwisata Provinsi Gorontalo Rifli M. Katili mengatakan, kegiatan hari ini kita bersih-bersih pantai yang diinisiasi oleh (HPI) Himpunan Pramuwisata Indonesia Provinsi Gorontalo, Persatuan Hotel Restoran Indonesia, Dinas Pariwisata Provinsi, Pariwisata Bone Bolango dan beserta Aktifis yang lainnya, tepat di lokasi Dinasti Wisata Pantai Kurinai.

“Luar biasa masyarakat disekitar Dinasti Wisata Pantai Kurinai ikut secara langsung untuk aksi bersih-bersih pantai, aksi yang kita lakukan ini untuk mengkampanyekan bahwa Pariwisata harus sejalan dengan kebersihan lingkungan, agar wisatawan akan nyaman berkunjung ke Provinsi Gorontalo,” ujar Rifli M. Katili Kadis Pariwisata Provinsi Gorontalo.

“Bersama kita bisa, bersatu kita bangkit, Pariwisata kita jaga kita bela, solid, speed, dan smart, dan Wisata harus di jaga dengan kecerdasan,” Slogan Rifli M. Katili Kadis Pariwisata Provinsi Gorontalo.

“Kita ini semua adalah Jurnalis Pariwisata, karena setiap orang yang berkunjung ke wisata selalu foto lalu di posting, dia tidak hanya bisa menjadi penikmat, tapi ia juga bangga, dan tanpa dia sadar dia adalah promotor destinasi tersebut,” ungkap Rifli M. Katili Kadis Pariwisata Provinsi Gorontalo.

Foto : Sebagai pemulihan ekonomi ditengah pandemi, berbagai elemen gelar bersih pantai

“Masyarakat kita itu sebenarnya sadar tidak sadar bahwa, mereka menikmati Pariwisata itu berkembang di Wilayahnya, hari ini Desa, Masyarakat, termasuk generasi mudanya, ketika ingin memperkenalkan daerah atau Desanya, kita tidak perlu membangun monumen besar, tidak perlu membangun menara tinggi, cukup buat Destinasi Wisata disitu, terus dia viralkan untuk desanya terkenal,” tambah Rifli M. Katili Kadis Pariwisata Provinsi Gorontalo.

Lebih lanjut Kadis Pariwisata itu mengungkapkan, Perlu ada sinergi untuk bangun Destinasi Wisata bukan hanya fisiknya tapi lingkungan harus kita jaga secara bersama,

“Harus ada Edukasi kepada mereka, kalau ingin memajukan Pariwisata secara berkesinambungan tentu harus lebih menjaga lingkungannya, jangan membuang sampah sembarangan, karena dampaknya bencana alam, dan pandangan kita tidak terlihat indah kalau ada sampah di area Dinasti Wisata,” Tegas Rifli M. Katili Kadis Pariwisata Provinsi Gorontalo.

“Semoga masyarakat yang berkunjung di Destinasi Wisata maupun yang menjaga Wisata bisa sadar, bahwa lingkungan wisata itu indah terlihat tanpa sampah berserakan,” tutup Rifli M. Katili Kadis Pariwisata Provinsi Gorontalo.