Oleh : Kevin Tolinggi

Pranala.co.id – Merayakan Kemerdekaan adalah dengan upaya untuk saling bertumbuh, saling menghidupi, berpadu visi meraih misi;
Sejahtera yang dinikmati secara bersama-sama.

Pemastian bahwa tak ada lagi pemarginalan dalam bentuk dan sudut-sektor apapun. Pengasingan terhadap kaum tertinggal. Pengucilan terhadap kaum yang kecil dan lemah.

Pengabaian terhadap ketimpangan yang tampak nyata didepan mata,
Maraknya kesenjangan dibergai sisi yang terjadi hampir dimana-mana.

Niscaya luhur yang turun-temurun mesti disorak-sorakan, dengan kemasan jargon “Mengangkat dan meninggikan harkat kemanusiaan
Kemajuan bangsa yang bebas tanpa penindasan, Jaminan atas rasa nyaman dan aman”.

Pendidikan, Ekonomi, Kesehatan adalah pondasi yang mesti menjadi prioritas utama.

Putih tulang haruslah dimaknai sebagai lambang kesetaraan.
Sedangkan merah darah adalah, semangat persaudaraan.
Denyut nadi merupakan gelora persemayaman dalam mengemban tugas dan kewajiban, yakni
menegakkan amar ma’ruf nahi munkar.

Hendaklah peringatan hari besar ini, menjadi hajatan bagi khalayak- seluruh anak di seantero bumi pertiwi. Hari dimana dijadikan sebagai nuansa untuk merefleksi.

Menatap dan menggagas masa depan INDONESIA yang cemerlang.

 

*) Penulis sebagai Pegiat Literasi.