Pranala.co.id – Memperingati Hari Ulang Tahun Provinsi Gorontalp Ke – 19 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Gorontalo Langsungkan Rapat Paripurna. Kamis (5/12/2019)

Dihadiri oleh Wakil Gubernur Gorontalo, Pimpinan DPRD Provinsi Gorontalo, Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Bupati Se – Kabupaten Kota, dan unsur Forkopimda.

Pantauan awak media, pada rapar paripurna HUT Provinsi Gorontalo, tidak dihadiri oleh Pimpinan DPRD Provinsi Gorontalo dan Gubernur Gorontalo, serta anggota legislatif lainnya.

Wakil Pimpinan Dewan, Sofyan Puhi Mengatakan, Rapat hanya dihadiri 22 anggota dewan dari jumlah yang seharusnya berkisar 45 anggota dewan.

“Dari 23 anggota yang tidak sempat hadir dalam rapat paripurna, terbagi atas 2 kelompok, untuk para aleg golkar, sementara mengikuti Musyswarah Nasional sementara untuk PDIP para aleg sementara mengikuti Bimbingan teknis (Bimtek).” Tuturnya dalam sambutan.

Peringatan HUT Provinsi bukan hanya sekedar seremonial belaka namun sebagaimana untuk intropeksi dan prospektif, dengan adanya hal itu tentu kita siap menghadapi segala tantangan dalam meraih masa depan berdasarkan realita dan kekinian tanpa meninggalkan nilai – nilai keistimewaan sejarah gorontalo

“Sebagai mssyarakat Gorontalo, kita wajib bersyukur atas kelahiran provinsi gorontalo, dengan momentum ini tentu kita harus mengisi kembali setiap detik perjuangan melalui karya nyata, kerja keras dan kerja cerdas demi meraih masa depan yang lebih baik.” Tuturnya.

Di usia ke – 19 tahun, sudah banyak yang dilakukan oleh seluruh elemen masyarakat gorontalo. Baik pemerintah dan DPRD, baik Provinsi maupun Kabupaten Kota, dengan potensi kekuatan yang kita miliki yakni persatuan dan semangat kegotong royongan, ditandai dengan semakin sejahterahnya masyarakat Provinsi Gorontalo, melalui pembangunan dengan Kegiatan yang dilakukan bersama melalui dukungan lapisan masyarakat gorontalo.

Lanjut wakil pimpinan DPRD, Pembangunan di Prov Gorontalo terus meningkat yang diukur dengan melalui indikator yang telah dicapai dalam kurin waktu 19 tahun, diantaranya ;

1. Berdasarkan data badan keuangan daerah, APBD dari tahun ketahun, terus meningkat. Di tahun 2002, baru mencapai 150 miliyar, sementara di tahun 2019 mencapai 1 triliun lebih, dan untuk APBD 2020, 2 triliun lebih dengan komposisi anggaran belanja publik mencapai 60,39 persen dan untuk belanja aparatur mencapai 39,61 persen.

2. Presentasi penduduk miskin, tahun 2004 sangat tinggi yakni sebesar 29 persen. Setiap tahun mengalami penurunan, pada maret 2018 sebesar 16.81 persen. Dan untuk data terakhir maret 2019, menurun menjadi 15.52 persen.

Sementara pertumbuhan ekonomi Provinsi Gorontalo terus membaik, pada tahun 2001 mencapai 5.55 persen, tahun 2016, 6.52 persen, tahun 2017, 6,712 persen, di 2018, 7.25 persen dan tahun 2019 pada triwulan 2, sebesar 6.69 persen.

Indeks pembangunan manusia (IPM) terus mengalami kemajuan, tahun 2015 mencapai 65.86, 2016 capai 66.29, tahun 2017 capai 66.71, 2018 capai 67.77. Hal ini terbukti bahwa setiap tahun Prov Gorontalo memperoleh penghargaan dari pemerintah pusat.

“Hal ini tentu bukti Pemprov Gorontalo terus bekerja meraih masa depan dan telah memberikan penghargaan kepada PNS maupun masyarakat yang telah betpartisipasi aktif dalam peningkatan pembangunan Prov. Gorontalo. ” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Gorontalo mengatakan, tepat pada 5 Desember 2019 sama – sama memperingati HUT ke – 19 Provinsi Gorontalo, spirit 23 januari, 1942 menjadi sumber inspirasi dan motivasi bagi seluruh rakyat gorontalo dalam menyuarakkan aspirasi dan tekad untuk berdiri sendiri sebagai provinsi baru.

Lanjutnya, Pada tanggal 23 januari tahun 2000, diprakarsai oleh beberpa tokoh dan para aktivis yang telah mendeklarasikan berdirinya Prov.Gorontalo, upaya itu terus diperjuangkan oleh tokoh nasional dan lamahu dijakarta. Setelah memenuhi penetapan sidang paripurna DPR RI, pada 5 Desember tahun 2000.

“Kita patut berterimakasih kepada seluruh elemen masyarakat gorontalo, khususnya para tokoh pejuang berdirinya provinsi gorontalo, melalui Presidium Nasional (Presnas) yang telah berjuang dengan gigih sehingga Gorontalo dapat berdiri menjadi provinsi ke 32 di indonesia.” Tuturnya.

Dalam kurun waktu pembentukan Provinsi, hingga saat ini terjadi peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM), dalam gambaran, antara lain, pendidikan, kesehatan dan pendapatan.

Diakhir sambutan, Wagub Gorontalo menyampaikan, Dirgahayu Provinsi Gorontalo Ke – 19 semoga kedepan makin sukses, lebih maju, aman dan sejahtera.