Pranala.co.id – Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo menempuh kebijakan khusus untuk meningkatkan kesejahteraan guru, khususnya guru honorer.

Menurut Ketua PGRI Kabupaten Gorontalo, Dr. Fory Naway, untuk menyelesaikan persoalan K2 guru honorer khususnya guru TK, yang tidak bisa dialihkan karena mengabdi di sekolah swasta. Pemda Kabupaten Gorontalo mengisiniatif sekolah swasta tersebut dialih fungsikan menjadi sekolah negeri.

“Dengan begitu, guru tersebut bisa dialihkan dan mendapatkan SK untuk menjadi pegawai negeri sipil,” Kata Fory Naway.

Sementara itu, kata Fory Guru honorer lainnya terus diperjuangkan untuk dapat diterima menjadi CPNS atau PPPK.

“Untuk kami, PGRI tentunya sangat mendukung dan memperjuangkan masalah ini. Termasuk terus berkoordinasi dengan Bupati serta pemerintah pusat dalam rangka mengupdate data informasi-informasi dari pusat melalui dikbud,” Beber Fory Naway.

Tugas kami PGRI, tentunya mendata guru-guru honorer karena, pada bulan Mei akan ada perekrutan PNS.

Sebelumnya, dia mengatakan, saat ini guru honorer di Kabupaten Gorontalo masih ribuan.

“Ada dua ribuan guru yang masih berstatus honorer yang masih terus diperjuangkan untuk mendapatkan kesejahteraan yang layak” Tanadasnya.

%d blogger menyukai ini: