Pranala.co.id-Idul Adha memiliki banyak makna di dalamnya. Jika dilihat dari sejarah qurban, Idul Adha bisa dimaknai sebagai pengorbanan dan keikhlasan. Berawal dari Nabi Ibrahim yang rela mengorbankan anak yang sangat dicintainya, Nabi Ismail.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gorontalo, Fory Naway mengatakan, idul adha itu adalah hari raya untuk kurban.

Tentunya kata Fory, bukan hanya kurban hewan tapi bagaimana mengorbankan segala bentuk kegiatan yang yang biasa sesibuk apapun tapi tetap kita tak lupa untuk berkorban untuk menjalankan Ibadah.

Kandidat Profesor itu mengatakan, makna idul adha berbagi pengorbanan dan keikhlasan. Sambal kita mempersiapkan kepentingan ibadah juga terpenting kerukunan umat beragama dan kerukunan keluarga, sahabat, tetangga dan sebagainya

“Untuk bagi-bagi hasil dari pada perjuangan dalam satu tahun. tiap tahun kita mengumpulkan sedikit demi sedikit untuk dibagi kepada tetangga, sahabat, keluarga dan sebagainya,” ucap Fory Naway yang ditemui usai Sholat Idul Adha, Selasa (20/7/2021).

Fory mengungkapkan belajar dari ikhlas, tentu kita selalu Ikhlas,selalu sabar dan tentunya kita selalu Istiqomah.

“Karena ikhlas tidak selalu diukur dari materi tapi ikhlas itu berbagi dari semua nikmat hidup, berbagi semua rasa terutama harta dan paling utama membagi untuk dirasakan semua yang bermanfaat untuk semua orang,” tukas Fory Naway.

%d blogger menyukai ini: