Pranala.co.id – Momentum hari Koperasi ke 73 diperingati bersamaan dengan hari UMKM ke 5 tahun, walaupun indonesia saat ini berada di tengah pandemic Covid-19.

Saat menghadiri perayaan tersebut. Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo mengatakan, pihaknya merasa sangat bergembira atas ke 2 momentum yang diperingati dini hari.

“UMKM Koperasi ini harus di dorong, tidak hanya pertanian, perikanan dan perternakan saja melainkan Usaha mikro juga harus didorong mengingat hal ini masi dalam 1 pilar membangun daerah.” Jelasnya.

” Dimasa pandemic daerah tentu terganggu, namun alhamdulilah hari ini melalui Perbankan, Pemerintah dapat terbantu,” ungkap Bupati Nelson Pomalingo.

” Pengembangan UMKM di Kabupaten Gorontalo bisa berkembang dengan baik, walaupun dimasa pandemic, para usaha UMKM bisa mampu menjalankan usahanya, dengan cerdas,” ujar Bupati Nelson Pomalingo.

” Dengan mengikuti Protokol Kesehatan, untuk mencuci tangan, menggunakan masker, lingkungan tetap bersih dan jaga jarak, kita mampu melawan covid-19 dengan cerdas, ” imbuhnya.

Selain memberikan arahan disamping itu juga, Bupati Nelson Meresmikan, Lounching Laboratorium Koperasi, dan Menandatangani MoU antara Pemerintah Daerah Kab. Gorontalo dengan Lembaga Kajian Perekonomian dan Keuangan Perbankan Provinsi Gorontalo.

” Semoga UMKM di Kab. Gorontalo bisa berjalan dengan sebagaimana mestinya, walaupun dimasa pandemic Covid-19,” tutur Bupati Nelson Pomalingo.

Pemkab Gorontalo Teken MoU dan Lembaga Kajian Perekonomian Keuangan Perbankan Prov.Gorontalo.

Selaku Kepala BRI Cabang Limboto, Ketut Pastika mengatakan, melalui bantuan Presiden Produktif, terdapat beberapa bantuan yang sudah diluncurkan melalui usaha mikro, target Pemerintah, 12 juta UMKM seluruh indonesia akan diseleksi melalui kementrian.

” untuk mendapat stimulus oleh  Bantuan Presiden Produktif, Bank BRI menjadi sebuah mediator dalam mengusul UMKM yang ada didaerah, dengan instansi lainnya.

Setelah diusulkan maka akan diferivikasi melalui Kementerian, dan Kementrian sudah putuskan hasilnya akan diberikan kepada rekening masing-masing para usaha UMKM,” Jelas Kepala BRI Cabang Limboto, Ketut Pastika.

” Para UMKM yang belum tersentuh, oleh Perbankkan tentunya sementara waktu bisa mengelolah usahanya seperti usaha kecil, dan bisa di kasi stimulus menjalankan usaha walaupun di masa pandemic,” ungkap Kepala BRI Cabang Limboto, Ketut Pastika.

Lanjutnya, Ketika usaha UMKM sudah maju dan berkembang, BRI langsung bisa menjalankan Kur Super Mikro, tujuannya agar usaha mereka akan tetap berjalan.

” Semoga UMKM di daerah Kab. Gorontalo bisa sukses dan pelaku usaha UMKM bisa bangkit, walaupun di masa pandemic,” tutup Kepala BRI Cabang Limboto, Ketut Pastika.

 

Penulis : Agung Nugraha