Pranala.co.id – Organisasi Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Gorontalo gelar Latihan Kader (LK) 1. Bertempat di Halaman Kampus Universitas Ichsan Gorontalo. (1/10/2020).

Dalam kondisi mewabahnya pandemi COVID-19 serta himbauan physical distancing dari pemerintah mengakibatkan dilarangnya segala bentuk kegiatan yang melibatkan banyak orang.

Dunia kampus dengan segala hiruk pikuknya harus dihentikan sementara dan diberlakukannya sistem daring. Hal ini tentu sangat berdampak terhadap seluruh agenda organisasi mahasiswa yang sudah dirancang sebelumnya karena kurangnya intensitas tatap muka antar anggota. Tak terkecuali di HMI.

Sistem daring berdampak pada proses perkaderan dan segala aktivitas kaderisasi dari semua organisasi yang ada.

Ketua Panitia Mengatakan,  Al-Misbah Dudengo, mengatakan, ini sudah merupakan kewajiban HMI untuk melaksanakan Perkaderan, walaupun dimasa pandemi tidak menjadi sebuah penghalang, Karena kita sebagai organisasi yang terus memikirkan keumatan dan kebangsaan.

“Mau apapun yang terjadi basic training (Bastra) harus tetap dilaksanakan karena Ruh organisasi ialah perkaderan.” Tegasnya.

Sesuai anjuran Pemerintah dalam pemutusan mata rantai Covid -19, maka Bastra ini dilaksanakan dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan.

Sementara itu Sisiana Tuamaji selaku Bendahara Umum Kohati Cabang Gorontalo, Pendidikan di tengah Pandemi tentunya tidak begitu maksimal, apalagi dengan menggunakan Daring, kebanyakan generasi hari ini jenuh terhadap hal tersebut, sehingganya perkaderan organisasilah yang menjadi solusi, karena organisasi memberikan sebuah ilmu pengetahuan baru untuk para calon kader.

Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Gorontalo terus berupaya dan berjuang menyelamatkan generasi dari sebuah keterpurukan termasuk kejenuhan.

“Alhamdulillah LK 1 malam ini, di dominasi oleh banyak perempuan. Artinya keinginan mahasiswi yang mengikuti bastra ini sangat terpanggil jiwanya, dan terpenting Calon Kohati untuk HMI Cabang Gorontalo semakin banyak, mengingat, Kohati sebagai rahim peradaban dan bunga revolisioner.” Terang Bendum Kohati Cab.Gorontalo.