Pranala.co.id – Kepala Bidang Keuangan Daerah Kabupaten Gorontalo Yanto Manan menegaskan, peminjaman Dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Daerah ini tidak berbunga.

Yanto Manan mengatakan, pinjaman PEN oleh pemerintah Daerah Kab. Gorontalo, sementara ini berproses dan alhamdulilah sudah masuk di tahap akhir yaitu proses pencairan dana PEN Daerah.

“Ini namanya adalah Dana Pen Daerah sebab kalo hanya dana Pen definisinya berbeda dengan Pen Daerah,” ungkap Yanto Manan usai ikuti rapat di Kantor Dinas Perindag Kab. Gorontalo, senin (14/6/2021).

Yanto Manan menegaskan, kembali Dana PEN Daerah ini tidak berbunga, bahwa yang berkembang ini ada bunganya, sekali lagi ini tidak berbunga, biaya pemerintah daerah hanya biaya pengelolaan, itupun tidak menetap pertahun, dia berdasarkan sisa pinjaman di kali dengan 0.185%.

“Kemudian kita di kenakan biaya provisi itu umum, semua pinjaman pasti ada biaya Provisi cukup sekali di kenakan hanya 1% dari nilai yang dikontrakkan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Yanto Manan menjelaskan, sampai saat ini Pemerintah Daerah sudah melakukan pembayaran biaya pengelolaan, dan itu sebagai syarat pencairan tahap I.

“Pencairan tahap I itu sesuai perjanjian kerja dengan pihak SMI itu sebesar 25% dari limit pinjaman itu maksimal atau di atas dari 100M,” katanya.

“Tujuan Dana Pen Daerah ini ada dua yaitu, ada yang pinjaman yang Infrastruktur dan Non Infrastruktur,” pungkasnya.

Pewarta : Agung Nugraha

Editor : Mira

 

%d blogger menyukai ini: