Pranala.co.id-Kadis PU-PR Kabupaten Gorontalo Rony Syahrain usai ikuti rapat Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) di ruang rapat DPRD Kab. Gorontalo, senin (5/4/2021).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PU-PR) Kabupaten Gorontalo ungkap Pada Prinsipnya kinerja Pemerintah Daerah sudah maksimal dari sisi target tapi, memang kondisi Recofusing yang mengakibatkan Paket Kegiatan pekerjaan yang masih tertunda.

Kadis PU-PR Kab. Gorontalo Rony Syahrain mengatakan, kegiatan hari ini tentang, evaluasi kinerja selama tahun 2020.

” Pada prinsipnya, kinerja kita sudah maksimal dari sisi target, tapi memang kondisi Recofusing yang mengakibatkan Paket Kegiatan pekerjaan yang masih tertunda, itu juga yang sempat di minta penjelasan,” ungkap Kadis Rony Syahrain.

Lanjut kata Rony, Prinsipnya memang yang mengalami Recofusing sudah tidak ada, paket pekerjaannya ada yang tertunda dan ada juga tetap di laksanakan.

” kita dari Pemerintah Daerah tetap berusaha mencarikan solusi agar kegiatan pekerjaan itu tetap jalan dengan sejumlah sumber anggaran, salah satu upaya dari Pemerintah Daerah adalah melalui dana Pen, dan itu sudah mampu mengcover 16 Paket pekerjaan di bidang bina marga yang kemarin tertunda,” ujarnya.

Kadis PU-PR Kab. Gorontalo Rony Syahrain menambahkan, saat ini pihaknya berupaya agar bidang cipta karya agar dapat dana alokasi di perubahan, prinsipnya Pemerintah Daerah berusaha sekuat tenaga, agar paket yang tertunda itu akan segera di laksanakan, dan paket yang tertunda tapi tetap di laksanakan segera di bayarkan.

” Ketika dana PEN sudah cair, maka 16 Paket pekerjaan di bidang bina marga akan segera di bayarkan,” pungkasnya.

Pewarta : Agung Nugraha