Pranala.co.id (Limboto) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Gorontalo gelar press release bersama awak media terkait keberhasilan dan capaian sepanjang tahun 2019, bertempat di Aula Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Gorontalo, Senin (30/12).

Ditahun 2019 Kejari Kabupaten Gotontalo telah melaksanakan tugas – tugas sesuai tuposki, antara lain pembinaan yang telah dilaksanakan semaksimal mungkin.

Kepala Kejari Kabupaten Gorontalo Dr. Supriyanto, SH, MH mengatakan, sejuah ini telah dilaksanakan 11 kegiatan, antara lain, jaksa sahabat guru, jaksa sayang anak, jaksa masuk mesjid, jaksa masuk pasar, Termasuk program pengawalan dan pembangunan pemerintahan daerah dan lain sebagainya, hal ini dilakukan guna membantu masyarakat dalam mendapatkan informasi sosialisasi hukum.

“Program -program tersebut telah dilaksanakan selama tahun 2019 dan akan lebih dimaksimalkan tahun 2020 mendatang termasuk beberapa perkara” tuturnya.

Lanjut Kajari, sepanjang tahun 2019 Kejaksaan Negeri menerima surat pemberitahuaan, melaluu polres, polsek dan polda sedikitnya ada 292 kasus pidana umum melalui penyidikan (SPDP).

Kajari juga menguraikan dihadapan para awak media, ada beberapa Perkara yang ditangani antara lain, kasus penipuan/ penggelapan sebanyak 27 perkara, pencurian 23 perkara, lakalantas 20 perkara, perjudian 18 perkara, Fidusia 17 perkara, narkotika 16 perkara, pengoroyokan 13 perkara, dan penghinaan 12 perkara.

Kajari urai beberapa kasus. Photo : Risman

Kajari juga mengatakan, Ditahun 2019, Kejaksaan Negeri telah memperoleh beberapa penghargaan antaralain, penghargaan melalui Bupatu Gorontalo, terkaait dengan apresiasi atas jaksa meningkatkan kualitas penanganan hukum dengan berbagai inovasi, penghargaan dari menteri PANRB yang dianugrahi dengan wilayah bebas korupsi, dan dari Kepala Kejaksaan Tinggi Gorontaoo, sebagai Kejaksaan Negeri terbaik tahun 2019 serta penghargaan kepala sub bagian pembinaan terbaik satu tahun 2019.