Pranala.co.id (LIMBOTO) – Salah satu bentuk keseriusan dalam penanganan pencegahan Covid-19, Pemerintah Kabupaten Gorontalo (Kabgor) melalui Dinas Ketenaga Kerjaan dan Transmigrasi mencoba memproduksi sendiri Alat Pelindung Diri (APD) berupa Hasmat dan masker.

Usai mencoba pakaian Hasmat yang menjadi contoh, Bupati Nelson Pomalingo mengatakan, meskipun masih bersifat standar, APD ini sudah bisa digunakan oleh para medis yang berada di Puskesmas serta aparat kepolisian dan TNI.

” Memang ini belum bisa digunakan oleh para Dokter yang khusus menangani warga yang sudah diduga positif terjangkit Covid-19. Namun sudah bisa digunakan dalam hal penanganan awal oleh mereka para medis di puskesmas “. Ujarnya. Kamis, (09/04/2020)

Olehnya, disampaikan Nelson yang juga Ketua Gugus Tugas Kabupaten Gorontalo ini meminta agar hasmat segera diperbanyak, minimal 500 unit, sehingga bisa langsung disalurkan.

” Jadi, Covid-19 ini juga dapat membuka krearivitas, produktifitas masyarakat, dimana kita bisa menciptakan APD sendiri melalui tenaga binaan dinas Nakertrans. Hasil produksinya nantinya akan dibeli oleh Dinas Kesehatan untuk penyalurannya “. ungkap Nelson

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Nakertrans Titianto Pauweni saat menyampaikan, yang bisa dihasilkan dalam sehari untuk pembuatan APD berupa Hasmat tersebut, dengan keterbatasan tenaga kerja, dalam sehari bisa menghasilkan minimal 20 unit.

” Untuk bahan yang dibutuhkan saat ini masi sulit didapatkan, sehingga harus meminta bantuan pihak terkait dalam hal pengadaan bahan dari APD tersebut. Dan saat ini bahannya sudah kita pesan sesuai kebutuhan “. Papar Titianto

Lebih lanjut, Titianto terus mengupayakan untuk jumlah APD 500 yang akan di adakan sesuai target.

” Kita berharap itu secepatnya dikirimkan sehingga target yang diberikan bupati untuk pengadaan minimal 500 APD bisa terrealisasikan “. tandasnya.