Pranala.co.id – Universitas Ichsan Gorontalo dengan Pinus Motilango bagai sisi mata uang koin. Tidak bisa dipisahkan, dari awal munculnya ekowisata Pinus Motilango bulan Januari 2020 hingga sekarang.

Berbagai kegiatan dan edukasi secara berkelanjutan dilakukan oleh civitas akademika Universitas Ichsan Gorontalo.

Frengki Eka Putra ST.MT selaku Dosen Pendamping KKLP mengatakan, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kali ini Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Universitas Ichsan Gorontalo membuka satu Posko Tematik “Pengembangan Ekowisata Pinus Motilango” di Desa Motilango Kecamatan Tibawa Kabupaten Gorontalo.

“Posko ini dibuka karena kami menganggap KKLP tahun 2020 telah sukses membuka objek wisata baru di kabupaten Gorontalo. Olehnya, kami kembali menempatkan Mahasiswa KKLP UNISAN guna melanjutkan pengembangan baik itu dari segi penambahan fasilitas penunjang objek wisata, maupun peningkatan kapasitas pengelola Ekowisata Pinus Motilango.” Jelasnya

Lanjut Dengki, Kebetulan untuk pelaksanaan KKLP Universitas Ichsan Gorontalo tahun ini, telah ditempatkan peserta berjumlah 34 orang. Dimana Mahasiswa diharapkan mampu mengimplementasikan gagasan dan pengalaman yang mereka miliki guna memajukan Ekowisata Pinus Motilango ini.

Untuk Minggu pertama, Mahasiswa bekerja sama dengan masyarakat dan pengelola Ekowisata Pinus Motilango menambah fasilitas penunjang objek wisata. Adapun yang sementara dibangun adalah Rumah Pohon dan sarang burung raksasa. Dimana rumah pohon dibangun dengan memanfaatkan rapatnya pohon Pinus Motilango. Sehingga sangat tepat untuk membuat rumah pohon dan spot foto yang sifatnya Instagramable.

Sekretaris Desa Motilango Kecamatan Tibawa Kabupaten Gorontalo Bapak Soleman Hasan menyatakan, selaku aparat desa, tentunya saya sangat berterimakasih kepada pihak kampus Universitas Ichsan Gorontalo yang telah memunculkan objek wisata Pinus Motilango. Karena dengan adanya ekowisata itu, perputaran uang masyarakat sekitar dengan banyaknya pengunjung setiap hari telah menghidupkan kembali perekonomian masyarakat di tengah Covid 19.

“Sekali lagi kami berharap pula dengan pembangunan rumah pohon ini, bisa menambah daya tarik baru bagi pengunjung baik lokal maupun yang di luar Provinsi Gorontalo.” Ujarnya.

Pada KKLP tahun ini, Mahasiswa yang berjumlah 34 orang memang dikhususkan untuk meningkatkan daya tarik Ekowisata Pinus Motilango. Baik dengan cara penambahan spot-spot baru, maupun pemasaran yang berbasis teknologi atau dunia maya.