Pranala.co.id-Kabar gembira buat masyarakat Kabupaten Gorontalo yang kemarin dibuat heboh dengan terbentuknya klaster bandara dimasa pandemi ini.

Dengan cepat tim satuan gugus tugas penanganan covid 19 melakukan 3 T, testing, tracking dan treatment. Maka memutus mata rantai penyebaran ini Alhamdulillah beroleh hasil yang maksimal.

Kepala dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo, Roni Sampir, mengatakan, data yang ada, sudah ada 102 pasien yang sembuh.

“Ya, Total yang di pulangkan 102 dari 117 pasien asal kabupaten gorontalo,” ujarnya, Minggu (11/07/2021).

Seperti data yang ada, Klaster bandara 1. Masuk : 66 orang, Kabgor : 59 orang, Kota : 7. Swab tgl 7/7. Negatif : 51 orang. Kabgor 47 org, Kota 3 orang Positif : 12 orang. KabGor. : 5 orang.

Setelah itu ada, Klaster bandara 2 Masuk : 56. Kabgor : 54. Kota : 2. Swab kontrol per tanggal 10 Juni, Negatif 50 orang, KabGor 48 orang Kota : 2 orang.

Positif : 4 orang, KabGor : 3 orang, Kota : 1 orang. Sedangkan untuk data. Klaster Amaris: 10 org, Kabgor : 4 orang, Kota : 6 orang. Swab tgl 10 Juni, Negatif : 9 org, Kabgor : 4, Kota : 5. Positif 1 org (kota).

Swab kontrol tanggal 7/7 ada 63 sampel dari labkesda hasil keluar tanggal 10/10. Swab kontrol tgl 10/10 ada 60 sampel diambil lewat mobile PCR 119 Kabgor hasil keluar tanggl 11/7.

Dan sesuai data diatas, telah sembuh atau dipulangkan ke rumah masing-masing ada 102 Pasien, dari 117 pasien.

Bupati Gorontalo menjenguk Pasien di Mess Haji, mengatakan, Pengendalian penyebaran Covid-19 yang dilakukan oleh pihak pemerintah kabupaten Gorontalo dalam hal ini Dinas kesehatan akan cluster bandara terus dilakukan. Baik itu dari testing, tracking dan treatment, dengan seksama digelar.

Bahkan Kata Nelson, untuk memberikan dukungan secara moril pun dilakukan dengan memberi semangat bagi mereka pasien Covid 19 yang menjalani karantina di mess haji kota Gorontalo.

“Hari ini saya didampingi kadis Kesehatan Kabgor mengunjungi keberadaan pasien di mess haji Kota Gorontalo. Dengan tetap penuh protokol kesehatan, saya menjenguk mereka disini, yang kesemuanya berstatus OTG alias Orang Tanpa Gejala,” ungkapnya.

Bupati mengatakan, kunjungannya untuk memberi semangat kepada pasien beserta keluarga. “Apalagi diantara mereka banyak yang sudah sembuh, dan dipulangkan,” tutur Bupati.

Bupati juga dikesempatan ini, mengharapkan, agar pasien yang telah sembuh dan sudah kembali dilingkungan keluarga, untuk tetap menjaga kesehatan, makan yg bergizi, dan berolahraga.

“Kepada yang sudah sembuh dan pulang untuk tetap memjaga protokol kesehatan secara ketat. Dan Jangan lupa terus berdoa,” tutupnya.

%d blogger menyukai ini: