Pranala.co.id – Kepolisian Sektor (Polsek) Telaga melakukan pembubaran game online karena melanggar Protokol Kesehatan (Protkes).

Kepala Polsek Telaga IPTU Mutiara Puspitasari membenarkan hal tersebut dimana pihaknya sebelumnya telah menerima laporan dari masyarakat soal pelaksanaan game online yang diduga tidak memiliki izin dari untuk penyelenggaraannya dan kemudian bergegas melakukan pembubaran sekitar pukul 22:30 WITA.

“Pembubaran kegiatan telah kita lakukan dan untuk tindakan selanjutnya pihak kita akan berkoordinasi dengan pihak Kepolisian Resor (Polres) Gorontalo,” ungkap Mutiara, Sabtu 23:37 WITA (8/5/2021).

Foto : Pembubaran kegiatan pelaksanaan Game Online

Terakhir Kapolsek Telaga mengatakan, pihaknya akan bertindak tegas apabila dikemudian hari hal serupa akan terjadi mengingat saat ini masih dalam Pandemi Covid-19 serta adanya aturan tegas dari pemerintah soal pelarangan kegiatan yang mengundang kerumuman.

“Kami akan bertindak tegas untuk masyarakat yang melanggar aturan ini,” tegas Kapolsek.

Sementara itu, disaat yang sama Kepala Desa Buhu yang baru saja terpilih dan dilantik Mohamad Daud Adam, datang ke Polsek untuk mengamankan dua orang warganya yang mengaku sebagai panitia pelaksana.

Saat dikonfirmasi Kepala Desa terpilih ini, dirinya enggan memberikan komentar terkait acara yang dilaksanakan di desanya dengan melanggar Protokol Kesehatan.

“Nantilah, nanti nanti nanti, ucapnya sambil tergesa gesa meninggalkan Polsek Telaga”.

Turnamen game online yang dilaksanakan di Desa Buhu Kecamatan Telaga Jaya dilaksanakan di lapangan terbuka namun tidak dalam penanganan Protokol Kesehatan.

Serta banyaknya warga yang berkerumun, di lokasi pelaksanaannya berdekatan langsung dengan rumah dari Kepala Desa tersebut.

Pewarta : Agung Nugraha

Editor : Mira

%d blogger menyukai ini: