Pranala.co.id, LIMBOTO – Pemerintah Kabupaten Gorontalo (Pemkab) menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2019 ke Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Gorontalo. Penyerahan LKPD secara simbolis dilakukan melalui video konferensi oleh Bupati Gorontalo Prof. Nelson Pomalingo diserahkan kepada Perwakilan BPK Provinsi Gorontalo, Rahmadi, Selasa (31/03/2020).

Penyerahan LKPD diserahkan melalui video konferensi karena adanya edaran pemerintah untuk tidak menggelar kegiatan yang mengumpulkan orang banyak sebagai langkah mengantisipasi penyebaran virus Corona atau covid-19. Pada video konferensi tersebut, kedua belah pihak menandatangani berita acara serah terima LKPD.

Pada hari ini selasa.31 MARET 2020 saya atas nama Bupati Goronto secara resmi menyerahkan LKPPD Tahun 2019.

“Agenda pada hari ini pada hakekatnya merupakan wujud pertanggungjawabkan pengelolaan keuangan daerah yang mencerminkan keuangan daerah yang mencerminkan hasil dari pelaksanaan APBD Kabupaten Gorontalo untuk tahun anggaran 2019. Laporan keuangan pemerintah daerah yang kami serahkan merupalan media yang menginformasilan bentuk pertanggungjawaban yang disajikan dalam 6 bentuk laporan,” Kata Nelson.

Bentuk laporan itu antara lain, laporan realisasi, laporan neraca, laporan perubahan saldo amggatan lebih, laporan operasional dan laporan perubahan ekuitas dan catatan atas laporam keuangan.

Adapun laporan tersebut telah disusum sesuati standar akuntansi pemerintah sebagaimana yang diamantatkan peraturan pemerintah nomor 71 tahun 2010.

“Dengan diserahkannya laporan ini maka diharapkan semua informasi keuangan menyangkut harta, kewajiban dan ekuitas serta realisasi APBD pemerintah Kabupaten Gorontalo per 31 Desember 2019 dapat diakses baik oleh semua pihak yang berkepentingan terhadap laporan keuangan kami,” Harap Nelson

Selanjutnya, untuk kesempurnaan laporan ini, kami berharap laporan keuangan ini dapat diaudir untuk beroleh rekomendasi sebagai bahan perbaikan kedepannya. “Semoga laporan keuangan ini dapat memenuhi semua aspek yang dipersyaratkan dan kami dapat kembali memperoleh opini wajar tanpa di tahun 2020 ini,” tandasnya.