Pranala.co.id (Limboto) – Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke 75 tahun, menjadi sebuah momentum masyarakat dalam memperingati jasa pahlawannya yang mampu mengusir para penjajah, serta menjadi sebuah spirit baru bagi bangsa tersebut.

Memaknai kemerdekaan republik indonesia bagi kaum perempuan sangatlah berbeda dengan apa yang dilakukan para kelompok lelaki pada umumnya.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gorontalo Dr. Fory Naway mengatakan untuk memaknai Hari kemerdekaan, tentunya bagi kaum perempuan sendiri untuk merdeka dari berbagai hal, melanjutkan perjuangan para pahlawan dulu.

” kemerdekaan diperjuangkan melalui tetesan mata, keringat, darah bahkan rela meninggalkan keluarga. Hari ini kita melanjutkan apa yang sudah diperjuangkan oleh para pahlawan. dan kini, perempuan tidak hanya dilihat sebelah mata, kami pun kaum perempuan ikut mengisi kemerdekaan itu,” ucap Fory Naway ditemui usai pelaksanaan gladi bersih HUT Proklamasi ke 75, sabtu (15/08/2020).

Ketua Gabungan Organisasi Wanita Kabupaten Gorontalo itu menambahkan, kemerdekaan saat ini sudah 75 tahun. Kemerdekaan adalah bagian kehidupan yang telah diperjuangkan oleh para pahwalan terdahulu.

Fory Naway juga berpesan Karena itu, bagi kaum ibu dalam memaknai kemerdekaan, selaku ibu rumah tangga tentunya harus menyelamatkan keluarganya, harus mengembangkan dirinya dan merdeka dari berbagai hal yang bersifat negatif.

“Para wanita, makna kemderdekaan ini tentunya sangat sakral karena dilihat dari berbagai sisi. lebih spesifik makna kemerdekaan untuk kaum perempuan khususnya di Kabupaten Gorontalo, adalah dengan memberdayakan dirinya, harus berinovasi, harus kreatif serta tentunya lebih banyak menambah skill dan pengetahuan supaya perempuan tidak dipandang sebelah mata,” Ungkap Fory Naway.

Lanjutnya, untuk membenahi berbagai problema kaum perempuan banyak hal yang kaum perempuan lakukan, tentunya harus memerdekakan keluarga dengan bahagia dan juga membahagiakan dirinya sendiri.

Apalagi, kata Fory saat ini kita masih dilanda covid-19, kapan berakhir kita belum tahu. Sehingga, wabah ini perlu diwaspadai, virus ini benar-benar kita lawan dan kita merdekakan agar cepat berakhir. Caranya, dengan selalu menerapkan protocol kesehatan.

Di akhir penyampaiannya, Fory mengimbau, kepada seluruh ibu-ibu , para wanita atau kaum perempuan terutama di Gorontalo, Jangan lupa untuk belajar memahami kondisi lingkungan dengan mencintai lingkungan terutama dengan gerakan menanam.

“ Terutama adalah menanam obat keluarga, apotek hidup dan herbal melalui program PKK selama ini terutama tanaman herbal untuk covid-19 di halaman pekarangan rumah terutama juga untuk memberikan suasana dan nuansa sebagai makna memerdekakan diri, keluarga dalam rumah tangga sehingga selamat, merdeka dari virus corona,” Tutup Fory Naway.