Pranala.co.id (Limboto) – Bupati Gorontalo Prof. Nelson Pomalingo didampingi Sekda Ir. Hadijah U Tayeb menghadiri Virtual Meeting Bersama KPK-RI, Irjen kemendagri, Gubernur Gorontalo, Kajati, BPKP, Bupati/ Walikota Se- Indonesia. Jumat (08/05/2020).

Virtual Meeting juga dihadiri OPD terkait dengan menggunakan aplikasi Zoom Meeting dengan Topik Bahasan “Realokasi-Refocussing Anggaran (PBJ dan Bansos), di Ruang Rapat Upango Badan Keuangan Kabupaten Gorontalo.

Kegiatan ini bertujuan untuk mempercepat refocusing dan realokasi APBD tahun 2020, supaya di dalam penanganan Covid -19 di daerah dapat berlangsung dengan cepat dan lancar, sehingga wabah penyebaran Covid19 segera berakhir.

Bupati Nelson mengatakan realisasi dan refocusing APBD Kabupaten Gorontalo untuk penanganan Covid -19 sebesar 44 miliar rupiah.

Dijelaskan dana tersebut dialokasikan untuk penangan kesehatan, penanganan dampak ekonomi, dan penanganan jaringan pengamanan sosial.

 

Foto : Ist

“Tadi ada pertemuan dengan KPK terkait dengan refocusing dana dan kita sudah laporkan, dan alhamdulillah kita tidak masalah karena dana pertama kita Rp21 miliar. Kemudian dana desa lagi ada kurang lebih 23 miliar dalam rangka pemulihan. Sekuanya Rp 44 miliar khusus untuk covid,” kata Nelson.

Foto : Ist

Bupati pun mengungkapkan arahan KPK, agar dana yang disalurkan digunakan dengan baik dan tentunya tepat sasaran.

“Beberapa arahan beliau, bahwa penggunaan dana harus benar tepat, tidak dikorupsi dan diterima langsung oleh seluruh masyarakat,” pungkas Nelson.