Pranala.co.id-Sekertaris Daerah Kabupaten Gorontalo Hadijah U. Tayeb, Mengikuti Rapat, High Level Meeting (HLM) Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Gorontalo dalam rangka Menjaga Kestabilan Inflasi pada Akhir Tahun 2020

Kegiatan itu Melalui, Aplikasi Zoom Meeting Pukul:09.00 Wita,Tempat diruang Upango Badan Keuangan Kabupaten Gorontalo, senin (21/12/2020).

” alhamdulillah, terutama keseluruhan Provinsi Gorontalo Khususnya Kab. Gorontalo kesediaan stok pangan itu, cukup tersedia, seperti bahan Pokok Sembako, beras, ikan laut, ikan danau, daging sapi, daging ayam, itu tentunya cukup tersedia, dan cukup relatif harganya,” kata Sekda Kab. Gorontalo Hadijah U Tayeb.

Lanjut kata Sekda Kab. Gorontalo Hadijah U Tayeb, walupun, bawang, rica, tomat ada kenaikan, itupun ikan hanya ikan Oci mengalami kenaikan dari 30/Kg menjadi 40/Kg, akan tetapi masih Relatif dan Normatif harganya. Stok pangan di Kab. Gorontalo cukup tersedia.

” malah stok pangan di Kab. Gorontalo berlebih biasanya, stok pangan yang berlebih bisa di pasarkan di luar Daerah, ke Menado, dan Ke Palu,” ujar

Sekda Kab. Gorontalo Hadijah U Tayeb, menambahkan stok tidak mempengaruhi stok pangan yang di Kab. Gorontalo kemudian, daya beli sesuai pantauan hasil rapat tadi, di Kab. Gorontalo masih terbilang relatif, dan stabil.

Sekda Kab. Gorontalo Hadijah U Tayeb menjelaskan, perbandingan antara tahun 2019 kemarin dengan tahun 2020 untuk pangan, sangat berbeda, tahun kemarin stok pangan kita begitu melebihi Rasional, ada juga di saat tertentu kita juga rendah, tahun ini melalui pantauan Bank Indonesia kita masih stabil Bahan pokok kita, tidak juga begitu melonjak dan tidak juga turun derastis Inflansinya.

” Walaupun kita di masa pandemic Covid-19, Perekonomi Seluruh Provinsi Gorontalo, Khususnya Kab. Gorontalo, masih termasuk cukup baik, dan semoga selalu normal,” tandasnya.