Pranala.co.id – Anggota Legislatif dari Partai Golongan Karya (Golkar), lakukan reses masa sidang pertama, jemput aspirasi masyarakat. Kamis (28/11/2019)

Menariknya, Kehadiran aleg partai golkar ini, disuguhi berbagai macam aspirasi, termasuk menyoal beasiswa yang tidak merata kepada generasi.

Tiara selaku masyarakat kelurahan Ololalo mengatakan, di Kelurahan ini, begitu banyak generasi yang mempunyai semangat melanjutkan pendidikannya di bangku kuliah, begitupun dengan mahasiswa yang telah menyelesaikan jenjang strata satu.

“Regulasi beasiswa seakan hanya diperuntukkan untuk mereka anak – anak, yang orang tuanya mempunyai koneksi ketingkat atas, sementara kita anak nelayan yang memang membutuhkan, tidak pernah tersentuh akan beasiswa tersebut, ada apa sebenarnya”. Tuturnya.

Lanjut mahasiswa Fakultas Hukum UNG itu, Dari tahun ketahun, di ololalo yang melanjutkan studinya bisa dihitung dengan jari. Indonesia tentunya butuh generasi, namun sejauh ini beasiswa seakan salah target.

“Apa kabar dengan mereka perwakilan rakyat, yang digaji oleh rakyat namun tidak bisa mencetak generasi bangsa, apakah kami diperuntukkan hanya menjadi para nelayan saja yang hanya bisa di perbudak oleh para nelayan yang berpendidikan tinggi.” Tegas Tiara.

Selaku perwakilan Dinas Pendidikan Kepemudaan, budaya dan olahraga, Erna mengatakan, beasiswa sering kita sosialisasikan, entah itu kategori berprestasi maupun kurang mampu. “Dikbudpora sejauh ini tidak melihat orang kaya maupun miskin, kita salurkan beasiswa ini secara merata, hanya saja koordinasi yang memasukkan berkas yang masih kurang.” Tukasnya.

Sementara itu, Fikram AZ Salilama mengatakan, Reses ialah bentuk kegiatan yang diatur dalam Pasal 87 ayat 2 tahun 2012, tentang setiap anggota legislatif harus kembali ke konstituen (rakyat yang diwakilinya).

Dalam ungkapannya, Fikram Salilama mengatakan, Generasi muda ialah orang dari setiap masyarakat yang memiliki kesempatan untuk bangkit berdasarkan pendidikan.

“Saya senang melihat Generasi seperti ini, mempunyai semangat juang yang patut diperhitungkan oleh masyarakat”. Tuturnya.

Lanjutnya, Masa reses sebelumnya, para aleg itu tahu bahwa beasiswa itu ada dan dianggarkan, entah itu diperuntukkan kepada mahasiswa berprestasi ataupun kurang mampu.

“Kepada tiara, saya jaminkan untuk beasiswanya, namun harus sesuai prosedur yang ada dalam hal ini, kelengkapan berkasnya yang dimaksudkan oleh Dikbudpora, Namun kalau tidak terpenuhi persyaratan itu, maka saya tidak bisa menjamin, untuk tiara, jika ada teman – teman yang menginginkan beasiswa, tolong dibawa kesaya proposalnya, entah dikkantor maupun dirumah, waktu ini saya siapkan untuk rakyat” Tegas Fikram.

Dalam pemaparannya, Fikram mengatakan, sangat membuka ruang terkhusus, masyarakat kelurahan leato selatan, 20 – 30 beasiswa bisa dijaminkan,

“Di Dispora melayani mahasiswa yang memasukkan permohonan beasiswa, untuk tahun 2020 insya allah saya realisasikan”.tutur aleg partai Golkar.

Fikram mengungkapkan, Walau hanya sebegian orang yang memilih kepadanya, pihaknya tetap cinta kepada seluruh rakyat di Provinsi Gorontalo, tidak ada intervensi lebih untuk masyarakat terserah mereka mau percayakan aspirasinya kesiapa saja, namun sebagai perwakilan rakyat di DPRD Provinsi, dirinya akan terus memperjuangkan hak – hak rakyat.

%d blogger menyukai ini: