Pranala.co.id (Gorontalo) – Univetsitas Negeri Gorontalo Fakultas Olahraga dan Kesehatan masyarakat (FOK) gelar seminar kesehatan nasional. Kegiatan tersebut di rangkaikan dengan pelantikan pengurus Ikatan Alumni Kesehatan Masyarakat (LAKMI) Provinsi Gorontalo periode 2019-2022.

Menakriknya, Kegiatan yang mengangkat isu nasional itu terkait persolan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) yang hingga saat ini masih hangat di bicarakan mendapat apresiasi dari berbagai kalangan baik mahasiswa atau pun para pimpinan lembaga Universitas.

Pada kesempatan itu, Wakil Dekan I Fakultas Olahraga dan Kesehatan (FOK), Risna Podungge menyampaikan kegiatan ini tentunya lebih menarik karena berbicara persoalan polemik dimasyarakat yang berbasis nasional.

“Kami sangat mengapresiasi sebesar-besarnya kepada mahasiswa Jurusan Kesehatan Masyarakat yang telah sukses melaksanakan kegiatan semegah ini.” Kata Risna saat memberikan sambutan. Sabtu (2/11/2019)

Dekan FOK itu menilai adanya Kegiatan seperti ini merupakan salah satu metode pembelajaran terhadap mahasiswa kesehatan khususnya dalam menanggapi isu-isu kesehatan saat ini.

“Tentunya dengan kegiatan-kegiatan seperti ini kita pun dapat mengetahui hal-hal yang sementara berkembang terkait masalah kesehatan, apalagi masalah BPJS yang saat ini masih hangat di bicarakan.” Ucapnya.

Sementara itu Dedi supratman, S.KM., MKM, Wakil ketua ikatan ahli kesehatan masyarakat indonesia (IAKMI) pusat, meengatakan. Menanggapi persoalan kenaikan iuran BPJS tentunya lebih mengoptimalkan dan menunjang pelayanan prima bagi masyarakat yang menggunakam BPJS.

Kenaikan BPJS, tahun ini sudah ada 32 triliun depisit BPJS kesehatan, usulan dari pemerintah menanggapi depisit salah satunya menaikkan tarif BPJS tersebut.

Ia pun berharap program BPJS tentunya melihat perkembangan fasilitas yang disediakan oleh BPJS wilayah jakarta yang berbasis digital yang tentu mempermudah masyarakat dalam pelayanan. Di setiap daerah – daerah ada kompensasi untuk memiliki fasilitas – fasilitas kesehatan yang menunjang.

Imbau kepada masyarakat pengguna BPJS tentunya, lebih mengoptimalkan pola hidup sehat, serta pengurangan biaya konsumsi rokok, bagi para perokok, dan lebih banyak menabung untuk menyisipkan pembayaran BPJS.