Pranala.co.id (Gorontalo) – Gerakan koperasi saat ini harusnya perlu di isi oleh anak anak muda, karena koperasi bukan lagi instansi khusus orang orang tua.

“Anggapan koperasi adalah milik orang tua itu sudah harus kita tinggalkan. Saat ini anak anak muda sudah harus menjadi bagian dari koperasi. Koperasi ini kan kita tahu telah mampu mewujudkan pembangunan ekonomi bagi kesejahteraan masyarakat secara merata,” Ungkap Menejer Ekonomi Kreatif KPRI Ekaprasetya Kabupaten Gorontalo Alan Pakaya.

Koperasi di Indonesia dewasa ini masih banyak dihadapkan pada berbagai macam permasalahan mulai dari kelembagaan, pelaksanaan jati diri koperasi, pemanfaatan teknologi, dan ketersediaan sumber daya manusia koperasi (SDMK) khususnya generasi muda.

“Koperasi sangat-sangat minim regenerasi, sudah saatnya koderisasi dikenalkan kepada para pemuda agar menjadi trend. Sehingga menunjang eksistensi koperasi itu sendiri. Selain itu, perlu juga melakukan investasi nyata dengan mendidik para kader muda sebagai penggerak,”terang Alan.

Alan mengakui saat ini sudah terjadi pergeseran pemikiran dikalangan pemuda terhadap koperasi, sehingganya perlu adanya kampanye koperasi secara naik dan benar kepada kalangan generasi muda kita.

“Tidak kita pungkiri pemahaman masyarakat khususnya anak muda tentang koperasi masih sangat minim, maka perlu kita kampanyekan lagi soal koperasi ini, salah satu contoh pada krisis tahun 1998 koperasi mampu bertahan dibanding dengan lembaga keuangan lainya yang mengalami kebangkrutan,”sambung Alan

Sementara itu, menurut Alan, perkembangan perkoperasian di Gorontalo sendiri sudah sangat baik, ini dibuktikan dengan sudah banyaknya koperasi di Provinsi Gorontalo yang mendapat penghargaan sebagai koperasi berprestasi tingkat nasional.

“Khusus untuk Gorontalo alhamdulillah gerakan koperasi sudah baik dan banyak yang berprestasi, salah satunya di Kabupaten Gorontalo itu Koperasi Ekaprasetya yang anggotanya semuanya adalah ASN, dan itu adalah hal yang luar biasa,”tutupnya.