Pranala.co.id (Limboto) – Dalam rangka memenuhi kebutuhan bagi masyarakat dampak Covid-19, Bantuan dari pemerintah Kabupaten Gorontalo terus mengalir.

Berbagai bantuan disalurkan melalui sumber dananya beda- beda. Ada dari APBD Provinsi, APBD Kabupaten Gorontalo, dana desa hingga bantuan dari perusahaan-perusahaan termasuk Baznas Kabupaten Gorontalo. Hal ini diupayakan Agar bantuan tersebut bisa tersalurkan sesuai keakuratan data yang dimasukan oleh kepala desa dan camat

“ Problema hari ini adalah data, karena itu saya sudah tegaskan minggu ini inspektorat diturunkan untuk meminta data yang benar-benar sudah diverifikasi dengan baik, “ Tegas Nelson saat menyalurkan bantuan kepada masyarakat kecamatan Asparaga dan Tolangohula, Selasa (05/5/2020).

Tampak hadir pada kegiatan itu, Sekda Ir. Hadijah U Tayeb, sejumlah kepala dinas pembina desa dan camat kedua kecamatan tersebut. penyerahan bantuan ini pun diserahkan secara simbolis oleh Bupati dan tetap apada alur memperhatikan protokol covid-19.

Nelson menegaskan, dalam pemasukan data ini harus dilakukan secara transparan. Camat benar-benar sudah ada data di Kecamatan dan di desa sudah ditempel mana masyarakat yang mendapatkan bantuan PKH,BNT dan sebagainya sehingga masyarakat bisa melihat. “Jangan –jangan ketidakadilan terjadi, jangan –jangan tidak sesuai persyaratan diberikan oleh desa atapun oleh kecamatan,” Tegas Nelson Lagi.

Bahkan kata Nelson, Pemerintah Kabupaten Gorontalo akan membat stiker di rumah-rumah, ini mendapat bantuan sosial PKH atau mungkin BNT dari desa dan seterusnya, sehingga tidak ada tumpah tindih bantuan.

“ Tumpah tindih itu boleh, dalam arti memang, misalnya ada yang dapat PKH karena anaknya. PKH itu anak yaitu untuk kesehatan dan pendidikan. Jadi, ada orang miskin dapat BNT tapi juga dapat PKH, tapi ada juga yang tidak dapat PKH, Kenapa tidak dapat PKH, karena dia tidak punya anak karena PKH itu untuk orang miskin yang punya anak,” Kata Nelson.

Demikian pula untuk bantuan abang bentor, dia miskin berarti mereka dapat bantuan di abang bentor. “Nah, begitu,jadi mohon ini dipahami oleh kita semjua dan data itu harus benar,” Tandas Nelson.

Seperti diketahui, bantuan yang disalurkan kali ini ada pula yang ada dari baznas untuk lembaga –lembaga adat dan juga bantuan paket sembalo dari perusahaan pabrig gula tolangohula.