Pranala.co.id (Limboto) – Panorama Ekowisata Pinus Mootilango yang berada di Desa Motilango, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, menjadi tempat wisata yang mulai ramai di kunjungi oleh wisatawan.

Disebut Ekowisata lantaran Pinus Motilango merupakan wisata yang berbasis alam, dan juga menekankan pembelajaran lingkungan dengan melihat secara langsung pengelolaan Getah Pinus oleh masyarakat setempat.
Pinus Motilango tersebut di gagas oleh Mahasiswa Kulia Kerja Lapangan Pengabdian (KKLP) Universitas ichsan Gorontalo, bekerja sama dengan pemerintah desa dan karang taruna Desa Motilango, secara resmi dibuka oleh pemerintah kecamatan, pada Senin (3/2). Dengan begitu, tempat itu suda menjadi wisata yang berbasis pengetahuan dan mulai di lirik oleh para pelancong baik dari dalam maupun luar daerah.

Mengapa tidak, di lokasi wisata selain menyediakan wisata alam, juga terdapat beberapa fasilitas maupun wahana yang bisa dinikmati oleh para pengunjung. Sehingga wisatawan tidak bosan – bosanya berkunjung.

Selain wahana yang disediakan terdapat juga spot – spot foto dengan pemandangan hutan pinus yang menawan, serta saung tempat wisatawan beristrahat sambil menikmati kesejukan hutan pinus Motilango.

Rahmat Ali yang merupakan mahasiswa KKLP menjelaskan, pemanfaatan Hutan Pinus Motilango menjadi Ekowsisata merupakan Program Inti dari mahasiswa yang mengabdi selama satu bulan di desa Motilango.

Lanjut Rahmat, mahasiswa sebelumnya melakukan survey lokasi mengintari kawasan hutan pinus yang akan dijadikan objek wisata. Dengan kerja keras para mahasiswa pinus motilango secara resmi menjadi Kawasan Ekowisata yang berbasis pengetahuan alam.

“ Saya harapkan wisata pinus tersebut terus berkembang. Agar masyarakat yang ada di desa Motilango, bisa terus memanfaatkan wisata dari hasil kunjunga para wisatwan.

Sementara itu Frengki yang juga sebagai Dosen Pembimbing KKLP Unisan mengatakan, kawasan pinus Motilango tersebut memang masih terbilang baru. Namun, kedepannya pengelola wisata harapnya mampu melakukan pengembangan, agar pengunjung benar – benar puas menikmati objek Ekowisata Pinus Motilango. Lantaran, di wisata ini tidak hanya disajikan dengan pemandangan alam terbuka saja, konsep wisata yang di gagas oleh mahasiswa itu menekankan pada edukasi pengunjung mulai dari out bound, camping ground, hingga rumah literasi.

“ jadi selain berwisata melihat keindahan pinus, kita juga bisa memperoleh ilmu pengetahuan yang baru. Karena terdapatrumah literasi yang bisa pengunjung gunakan untuk membaca. Dan ini benar – benar terkonsep alami, dan ini yang di incar oleh para traveling,” ujarnya.

Camat Tibawa, Kabupaten Gorontalo, Latif Suparman, menyampaikan, wisata ini menjadi salah satu wisata yang tervavorit di Kabupaten Gorontalo, khususnya di Kecamatan Tibawa. Lantaran, dengan potensi wisata pinus tersebut, menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan untuk bisa berkunjung. dengan dibukanya akses wisata di desa Motilango, menjadi sektor baru untuk masyarakat meningkatkan ekonomi mereka.

“ Saya berterima kasih kepada adik – adik mahasiswa KKLP Unisan Gorontalo yang bekerja keras untuk membuka akses wisata di desa ini. Saya harap, wisata ini terus berkelanjutan dan bisa menjadi wisata Hutan Pinus nomor satu di Provinsi Gorontalo. Dengan adanya wisata ini, masyarakat setempat bisa menambah pengahasilan mereka dari kunjungan para wisatawan,” ungkapnya.