Pranala.co.id-Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo, mengingatkan kepada staf khusus agar merumuskan tupoksi Masing-masing.

Kata Nelson, sejatinya tupoksi staf khusus dapat dikelompokkan sehingga dapat dilaksanakan secara baik.

“Ada kegiatan ekonomi, sosial budaya, terkait investasi, politik, pemerintahan, hukum dan sebagainya,” harap Nelson.

Bupati dua periode itu berharap, agar staf khusu membuat program- program internal maupun eksternal untuk kepala dan wakil Kepala daerah, agar pemerintahan berjalan dengan baik.

“Tugas Staf Khusus agar memberi input kepada Bupati dan wakil Bupati. Baik itu saran dan pendapat sekaligus memfasilitasi. fasilitator dengan pihak-pihak lain, intens komunikasi kemana-mana dan itulah tugas staf khusus,” pinta Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo, saat membuka rapat koordinasi teknis (rakornis) bersama para staf khusus, di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Gorontalo, Kamis (22/07/2021).

Staf khusus menjadi katalisator untuk dengan OPD. Karena itu, Nelson berharap, setiap ada rapat terkait tupoksi staf khusus itu selalu hadir.

“Untuk merekam apa yang dibicarakan dan dia mempercepat reaksi itu,” ujar Nelson.

Memang kata Nelson, dia tidak bereaksi, dia bukan penentu kebijakan tapi mempercepat reaksi.

“Sehingga apa yang menjadi tujuan pemerintah daerah, kesejahteraan, pemerintahan berjalan dengan baik, pelayanan berjalan cepat dan seterusnya benar-benar tercapai,” jelas Nelson.

Melalui rakornis ini, mantan Rektor di Umgo itu berharap, segera merumuskan tupoksi masing-masing. Jangan sampai ada staf khusus yang mereka tidak tau yang dikerjakan.

Benar-benar merumuskan tupoksinya bahkan tupoksi ini kalau dapat dikelompokkan.

Staf Khusus Kepala Daerah maupun Staf Khusus Wakil Kepala Daerah selalu siaga memantau perkembangan pembangunan daerah. Nelson menyebut mereka sebagai mata dan telinga pimpinan daerah.

“Staf khusus ini menjadi mata telinga kami. Mereka yang memberikan saran dan masukan dalam menyelesaikan masalah di lingkungan pemerintah daerah,” jelas Nelson.

Tak hanya itu, Bupati Nelson juga mengungkapkan harapannya agar setelah pelaksanaan rakornis para staf khusus akan dapat melahirkan inovasi-inovasi baru sehingga mampu menjalankan peran dan tugas masing-masing, yang meliputi bidang sosial, politik, ekonomi dan pemerintahan.

“Staf khusus harus memiliki program sendiri selain memberikan saran, masukan, dan pengawasan,” imbuhnya.

%d blogger menyukai ini: