Pranala.co.id (Jakarta) – Pelepasan peserta pelatihan Kepemimpinan (Diklat PIM II), ini ditandai dengan penyerahan sertifikat tanda Kelulusan oleh  Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Kepemimpinan Nasional (LAN) kepada perwakilan Peserta Haris Tome.

Erfi Muthmainah dalam sambutannya mengungkapkan sangat mengapresiasi kepada para peserta Diklat PIM II yang berhasil menuntaskan pelatihannya, dengan baik meski dilaksanakan secara Daring.

Lebih lanjut Dirinya mengungkapkan kebanggaannya, para peserta PIM II tetap semangat serta telah memberikan yang terbaik, dengan kondisi pandemik. Bahkan Ia menilai, para peserta begitu inovatif dalam melahirkan berbagai proyek perubahan yang begitu di butuhkah Indonesia menghadapi Pandemik covid-19.

“Selamat atas keberhasilannya, kami ikut bangga, dan semoga para alumni bisa terus menjadi bagian keluarga besar LAN, dengan ikut dalam kegiatan-kegiatan kita kedepan,” tuturnya .

Sementara itu, Haris Tome menjelaskan setelah mengikuti pendidikan Daring selama beberapa bulan, seluruh peserta sepakat untuk datang menengok kampus LAN. Dengan agenda mengantar proyek perubahan, Reuni, sekaligus melakukan bakti sosial di lingkungan LAN.

“Akibat dampak Covid banyak penjual di sekitar kampus LAN ini, jadi kita ikut melakukan donasi bagi mereka, Mudah-mudahan ini menjadi ikhtiar kami untuk saling berbagi, saling bersilaturahmi, agar ke depan kita bisa melakukan kolaborasi sesuai bidang masing-masing, sehingga bisa saling mendukung,”Jelasnya.

Menariknya, angkatan ini, Haris bersama 60 peserta lain Se Indonesia. Ada 3 peserta dari kejaksaan agung, 2 Peserta dari KPK, 2 Peserta dari Komnas HAM, 2 dari BPKP, 2 BPK, badan nuklir 2 Peserta, BPS 2 Peserta, KPU Indonesia 2 Peserta, badan cyber negara 2 Peserta, 1 orang dari badan sandi negara, 1 dari Ombudsman. Juga ada dari Sekjen DPR RI, dan DPD RI. Peserta dari Kemenpora dan Kemensos. Ada juga dari pemerintah daerah, dari Pemerintah Bengkulu, Pemerintah Gorontalo, Pemerintah Natuna. Komisi Yidisial.Kemenkomimfo.Kemenko maritim dan kementerian Keuangan

“Harapan kita semua bisa berkolaborasi membangun Indonesia lebih sejahtera,” pungkas Haris.