Pranala.co.id (Bonebol) – Event Grasstrack Tolomato Cup 2020 tidak hanya menyajikan aksi daripada ppembalab muda saja, namun juga pembalab legendaris asal Kabupaten Bonebolango yang Nampak turut mengisi start pada kelas bebek 4 tak cun up 130 cc

Euphoria dalam menyambut kembalinya sang lengenda balap ini memang sempat terobati, terlihat dari jumlah fans, kerabat dan crew yang menikmati gelaran event latihan bersama Grasstrack Tolomato Cup 2020.

Sang Legend Bersama Para Fans-Nya

Dari sederet pembalap legendaris tersebut salah satunya adalah Acul raden Hasan Asal Kecamatan suwawa Tengah kabupaten Bonebolango , karena gaya balapnya yang sangat liar ataupun sadis bagaikan Raja Rimba.

Prestasi yang sudah ditorehkan oleh Acul hasan ini diketahui telah mencapai Class  Sedded di era tahun 2004-2005 saat berada di Padang Sumatera Barat saat mengikuti event – event Road race, sejak tahun 2006-2007 mulai menjajaki event Grasstrack di Kepulauan Riau. Namun setelah musim berikutnya sempat vakum 5 tahun, dan di akhir tahun 2019 – 2020 kembali lagi menampakan diri di ajang balap motor Grasstrack.

3 Trophy berhasil di raih

“Tentunya kami sangat mengapresiasi event ini,walaupun  terbilang kecil namun cukup menantang. Adanya event ini saya dan penghobi balap lainnya pun masih bisa bernostagia serta unjuk gigi lagi di kancah balap motor Grasstrack. Semoga di event penghujung tahun 2020  ini menjadi titik balik bagi pembalap Gorontalo khususnya asal Gorontalo, untuk kembali lagi di arena sirkuit setelah vakum cukup lama. Dan semoga tahun 2021 kedepan pembalap asal gorontalo semakin banyak dapat mengisi grid start di semua kelasnya,” ujar Acul

Legendaris Bernostalgia bersama para pembalab

Terjun di dunia balapan motor serasa sudah begitu lama, sejak 2001 hingga saat ini, Alhamdulillah masi tetap eksis bernostalgia dibalapan bersama para pembalap lainnya, di event kali ini juara alhamdulillah meraih peringkat yang cukup memuaskan, terdapat 3 Class yang berhasil dijuarai, mulai dari class 4 tak FFA Open 155 juara 2,  class bebek standard meraih juara ke 3 dan di bebek class modifikasi mampu meraih juara 5.

“berkat izin Allah saya senang sirkuit ini bisa menjadi salah satu wadah untuk meningkatkan kembali semangat para pembalap, dan terpenting ialah masi bisa diberi kesempatan mengikuti event ini.” Ungkapnya.

Suasana Harmonis Sang Legendaris Bersama Lombongo Racing Team usai Pelaksanaan Event

“saya sangat bersyukur kehadiran saya di dunia balap dari tahun 2001 hingga saat ini telah banyak generasi yang berhasil saat  mempercayakan saya sebagai instruktur pelatihnya, tidak hanya pembalap di Gorontalo saja melainkan para bibit balap di Sumatera Barat pernah saya latih hingga berhasil mencapai posisi sedded.” Ungkapnya.