Pranala.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo mengizinkan untuk melaksanakan Shalat Idul Fitri secara berjamaah di masjid ataupun di lapangan terbuka.

Hal ini disampaikan Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo usai melaksanakan rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tingkat Kabupaten Gorontalo, yang berlangsung di Ruang Madani Kantor Bupati Gorontalo, Selasa (4/5/2021).

Bupati Kab. Gorontalo Nelson Pomalingo mengatakan, pelaksanaan Shalat Idul Fitri di tahun lalu tidak bisa dilaksanakan di masjid ataupun di lapangan terbuka.

Tetapi di Kabupaten Gorontalo untuk tahun ini, Shalat Idul Fitri akan dilaksanakan di masjid dan di lapangan terbuka. Tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Shalat Idul Fitri tahun ini tetap dilaksanakan. Bisa di masjid ataupun di lapangan terbuka,” ungkap Bupati Kab. Gorontalo Nelson Pomalingo.

Lebih lanjut kata Nelson, bahkan pemerintah mendorong agar masjid di Kabupaten Gorontalo di perluas. Begitu juga dengan lapangan yang akan dilaksanakan Shalat Idul Fitri secara berjamaah dan tetap melihat keberhasilan lingkungan.

Sehingga, pemerintah akan melaksanakan rapat untuk penentuan tempat yang akan dijadikan pelaksanaan shalat idul fitri nanti.

“Kami (pemerintah) mendorong juga agar masjid itu diperluas, dan untuk lapangan kemungkinan besar akan kita buka beberapa lapangan di Kabupaten Gorontalo untuk jadi tempat pelaksanaan Shalat Idul fitri, kemungkinan akan kita rapatkan dalam waktu dekat-dekat ini,” jelas Nelson.

Nelson Pomalingo juga menghimbau, agar pelaksanaan Shalat Idul Fitri tetap tetap bersih lingkungannya, dan paling utama tetap mematuhi protokol kesehatan. Bukan hanya itu saja kata Nelson, pemerintah melarang untuk mengadakan open house.

“Untuk pelaksanaan shalat Idul Fitri tetap mematuhi protokol kesehatan dan juga jaga jarak agar tidak berkerumun. Dan kami pemerintah melarang dengan adanya kegiatan open house,” tandasnya.

Pewarta : Agung Nugraha

Editor : Mira

%d blogger menyukai ini: