Pranala.co.id, LIMBOTO – Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo melalui Badan Keuangan, membentuk Tim Pengkaji dan Peneliti Barang Milik Daerah.

Tim tersebut dibentuk Dalam rangka akselerasi pembangunan yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat pada pasca musibah 2 Maret 2018 terkait kebakaran Shoping Centre Limboto.

Kepala Bidang Aset Badan Keuangan, Ahmad Lumbengi mengatakan,Tim ini terdiri dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo diantaranya Inspektorat, BAPPEDA, DLH-SDA, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Bagian Hukum  dan Badan Keuangan.

” tujuan pembentukan tim, tentunya untuk melakukan kajian dan penelitian, atas rencana penghapusan Gedung Shoping Centre Limboto dari daftar Barang Miik Daerah, Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo,” Tuturnya.

Ahmad Lumbengi menambahkan, Mewujudkan Kabupaten Gorontalo yang Gemilang, Pemda Kab.Gorontalo akan melakukan renovasi gedung Shoping Centre Limboto yang sebelumnya terbakar, untuk lebih Representatif dan Moderen, sehingga menjadi Icon baru Kota Limboto, khususnya dibidang perekonomian

“Demi tertibnya pengelolaan Barang Milik Daerah, maka  mekanisme penghapusan Gedung Shoping Centre Limboto yang terbakar akan dilaksanakan dengan mengikuti ketentuan Permendagri Nomor 19 Tahun 2016 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah. Sesuai ketentuan yang ada, musibah kebakaran tersebut, termasuk dalam kategori penghapusan barang milik daerah.” tegas Ahmad Lumbengi, Koordinator Tim Pengkaji dan Peneliti penghapusan gedung Shoping Centre Limboto.

Untuk pembangunan tersebut, Pemerintah Daerah berharap adanya dukungan masyarakat, terkhusus para pedagang dan Stacholder, agar saling bahu membahu dan berpatisipasi positif untuk pembangunan kembali gedung Shoping Centre Limboto.