Pranala.co.id (Limboto) – Bupati Gorontalo menegaskan pencairan bantuan langsung tunai (BLT) kepada masyarakat terdampak situasi Covid-19, paling lambat sampai dengan 20 mei 2020.

Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo mengungkapkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dari desa, di Kabupaten Gorontalo, kurang lebih sudah sepuluh Desa yang telah mencairkan, dikarenakan beberapa desa tersebut telah memverifikasi datanya. Sehingga minggu depan semua sudah selesai, paling lambat sampai tanggal 20 mei 2020.

“Saya ingatkan kembali jikalau ada orang yang belum mendapat bantuan segera melapor di desa, sehingga, tidak ada satu orang pun yang tidak mendapatkan bantuan. Saat ini desa dianalogikan sebagai penjaga gawang, karena ada dana di desa, tetapi dengan catatan tentunya tidak lepas dari kriterianya yang layak dibantu dan jikalau tidak layak yah jangan harap.” Tegasnya. (13/5/2020)

Sementara itu ditempat yang berbeda, Mathias Tanggulu Selaku Kepala Bidang Keuangan dan Aset Desa mengatakan, sesuai instruksi Bupati Gorontalo terkait sebelum tanggal 20 mei semua desa sudah harus menyalurkan, tentunya hal ini akan segera diupayakan dan di Pressure seluruh desa melalui sutat menyurat dan himbauan kepada Kepala Desa supaya segera meminta rekomendasi di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) agar supaya segera BLT itu segera disalurkan.

“Tentunya himbauan kepada Kepala Desa ini, sebagaimana segera meminta rekomendasi di DPMD seperti beberapa desa yang sudah meminta rekomendasi.” Tuturnya.

Mathias juga mengungkapkan sejauh ini sudah ada beberpa desa yang telah meminta rekomendasi kepada DPMD untuk segera menyalurkan dana desanya melalui BLT diantaranya ; Desa Karya Baru, Desa Suka Maju, Desa Tonala, Desa Reksonegoro, Desa Tabongo Barat, Desa Tamaila Utara, Desa Pongongaila, Desa Lamu, Desa Tridarma dan Desa Satria.

Lebih lanjut Dirinya mengatakan, penyaluran ini dilangsungkan secara 3 tahap, dan diberikan per kepala keluarga.

“Penyalurannya melalui rekening kepala keluarga, saat relawan mendata, dan untuk masyarakat yang tidak memiliki rekening pribadi tentunya akan disalurkan secara tunai, namun tetap mengedepankan protokol kesehatan.” Jelasnya.

Sementara mathias juga menerangkan, terkait dengan 14 kriteria yang ditetapkan sebelumnya untuk penyaluran BLT, dimana hal itu sudah dianulir atau diabaikan dengan adanya surat menteri desa, Nomor 9.

Lanjutnya, Sehingganya saat ini kriteria yang digunakan hanya 5 saja, diantaranya, jika dikeluarga itu terdapat penyakit menahun dengan catatan warga miskin, kehilangan pekerjaan dengan adanya kebijakan pemerintah saat ini, data eror dari Pkh. Hal ini sebagai relaksasi dari kementerian desa untuk menganulir 14 kriteria tersebut.