Pranala.co.id (Limboto) – Pemerintah Kabupaten Gorontalo, Melalui Dinas Kesehatan, terus berupaya melakukan pencegahan, termasuk dalam hal ini pengadaan Alat Pelindung Diri bagi para petugas dan masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo mengatakan, pengadaan Alat Pelindung Diri (APD) telah didistribusikan kepada Para petugas Kesehatan yang berada di Rumah Sakit (RS) sejumlah 50 picis, dan untuk 100 set juga sementara dalam pengiriman dan tentunya besok segera didistribusikan.

Lebih lanjut Roni mengatakan, untuk APD sederhana seperti masker, barusan diterima dini hari sebanyak 15 ribu picis masker dan telah didistribusikan.

“Sementara untuk handsenitiser kita sudah koordinasikan bersama ekspedisi bahwa 1000 picis sementara dalam perjalanan.” Tuturnya, Jumat (3/4/2020)

Sementara Untuk Disinfektan Kabupaten Gorontalo mempunyai sekitar 46 ribu liter, tentunya akan disalurkan apabila masyarakat membutuhkannya dan dipersiapkan pula ketika adanya wabah.

Roni pun menambahkan, untuk pemerintah kab. Gorontalo selain melakukan pengiriman melalui ekspedisi, juga memanfaatkan minuman beralkohol lokal dalam hal ini Cap Tikus sebagai antiseptik maupun desinfektan, dan tentunya pemkab telah bekerjasama dengan Balai POM dan Disperindag untuk penyulingan minuman tersebut, sehingga mendapatkan alkohol yang telah memenuhi syarat.

“Minuman tersebut terus dilakukan penyulingan karena alkohol pada minuman tersebut baru 30 persen sehingga disuling lagi, untuk mendapatkan hasil alkohol diatas 60 persen sehingga ini bisa dijadikan sebagai handsenitiser.” Ungkapnya.

Kadis Kesehatan juga mengatakan, pemanfaatn alkohol melalui minuman lokal tersebut salah satu inovasi dari Bupati, karena melihat handsenitiser yang saat ini menjadi salah satu kebutihan yang terbilang langkah saat ini.

“Kami juga sudah meminta kepada ekspedisi dengan jumlah 22 ribu liter. Dan untuk penyaluran APD tersebut nantinya kita akan atut baik itu kemasyarakat maupun ke fasilitas kesehatan.” Jelasnya.

Penyaluran desinfektan tentunya hanya kepada para pekerja kantor, petugas kesehatan termasuk para pedagang kaki lima, dan Untuk para perusahaab tentunya dalam pengaadaan Desinfektan agar bisa menyediakan sendiri melalui pembelian di supermarket dan tentunya Dikes akan memberi petunjuk bagaimana cara meraciknya.

Roni Sampir juga menambahkan, untuk anggaran Kabupaten Gorontalo yabg telah digeser untuk Covid -19 sejumlah 3,9 Miliar. Anggaran 377 juta sudah dibelanjakan dan tentunya yang lain masi menunggu DPA perubahan.

“Dalam usulan kita, karea kebetulan dengan adanya Covid-19 ini kabupaten Gorontalo termasuk kabupaten yang menunda pilkada, dan anjurannya anggaran pilkada dialihkkan untuk penanganan Covid, kita sudah ada perencanaan 37 Miliar untuk mengantisipasi Covid tersebut. Dan untuk Kab.Gorontalo dalam pencegahan Covid ini, kami sudah siap.” Tutupnya.