Pranala.co.id- Memperingati Hari Assyura 10 Muharram 1442 Hijriah, Masyarakat Desa Datahu Kecamatan Tibawa kembali hidupkan budaya gotong royong dalam menata mesjid – mesjid, salah satunya, Mesjid Al – Bayan. Jum’at, (28/8/2020).

Ketua panitia Suprianto Tuna mengatakan, Memeriahkan Hari Asyura, Mesjid Al-Bayan akan menggelar Festival Kue Apangi.

” Antusias masyarakat untuk menyiapkan Festival Apangi malam nanti, warga akan menghiasi sekitaran mesjid dengan penuh nuansa keislaman.” ujar ketua panitia Suprianto Tuna.

Lanjutnya, dalam festival tersebut, menghadirkan 7.500  kue apangi yang nantinya akan ditata diatas 50 unit meja dilingkungan datahu dan akan disajikan malam nanti untuk masyarakat atau para pelancong.

Lanjutnya, Saat memperingati tahun baru islam, mesjid istiqoma yang terletak di Isimu Selatan menggelar Festival Tutulu. Tentunya untuk memperingati Hari Asyura, masyarakat Desa Datahu akan menggelar pula Festival Apangi.

“Kegiatan ini terus dibuat untuk merangsang Generasi dalam menghidupkan serta melestarikan nuansa religius di tengah perkembangan zaman. Tentu nuansa ini terus dilestarikan agar kita senantiasa saling berbagi saat momentum hari-hari besar islam.” Jelasnya.

Suprianto Tuna juga menambahkan, Gebyar Apangi ini pertama kali di gelar tahun 2020 dan mengikuti Protokol Kesehatan, disediakan alat test suhu dan kapasitas tamu undangan sangat terbatas, terpenting yang berkunjungpun harus menggunakan masker,

” Semoga acara hari Assyura 10 Muharram 1442 Hijriah dan Gebyar Apangi akan berjalan dengan lancar, baik. Terpenting masyarakat tetap  mengikuti Protokol Kesehatan dan tetap menjaga tradisi ini kelak. tutup ketua panitia Suprianto Tuna.

 

Penulis : Agung Nugraha

Editor  : Risman