Pranala.co.id – Hari Buku Nasional yang telah ditetapkan tanggal 17 Mei, diperingati Bupati Kabupaten Gorontalo Nelson Pomalingo dengan mengingatkan buku itu adalah jendela ilmu.

Bupati Kab. Gorontalo Nelson Pomalingo mengatakan, sebagai jendela ilmu, di hari buku ini lebih di perbanyak membaca buku, karena disitulah sumber-sumber informasi yang belum diketahui sebelumnya.

Berkembangnya ilmu sekarang, karena bisa dilihat dan dikatakan mulai dari buku semua, yang diciptakan oleh para ilmuwan-ilmuwan sebelumnya dan dikembangkan di era milenial sekarang.

“Kita berharap bukan jadi buku yang utama, tapi harus lebih memperbanyak membaca buku, dan mengerti apa yang tertulis di dalam buku itu. Karena orang yang menguasai informasi pasti akan menguasai dunia,” ungkap Nelson ditemui di Rumah Dinas Bupati Gorontalo, Senin (17/5/2021).

“Buku itu yang paling utama adalah jendela ilmu kita, dimana gunanya buku bisa membuka mata, mempelajarinya disitulah kita bisa tau asal usul sejarah dan lainnya melalui buku,” tandasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gorontalo, Yahya Podunge menjelaskan, tanggal 17 Mei sebagai Hari Buku Nasional adalah ide dari Menteri Pendidikan, oleh Abdul Malik Fajar pada tahun 2002 dan juga seiring berdirinya gedung Perpustakaan Nasional (Perpusnas).

Di Hari Buku Nasional ini, marilah masyarakat Kabupaten Gorontalo sama-sama untuk menciptakan buku dan perbanyak membaca.

“Saya menghimbau kepada warga Gorontalo, khususnya di Kabupaten Gorontalo di Hari Buku Nasional ini, marilah sama memperluas ilmu dengan membaca buku dan juga membuat karya tulisan sendiri untuk dijadikan buku,” tutupnya.

Pewarta : Agung Nugraha

Editor : Mira

%d blogger menyukai ini: