Pranala.co.id (Limboto) – Pilkada sebagai pesta demokrasi yang memiliki peran krusial, dalam rangka melahirkan pemimpin, tentunya berbagai kalangan berharap pelaksanaannya dapat berjalan dengan lancar.

hal tersebut di buktikam dengan adanya kesiapan Komisi Pemilihan Umum, Badan Pengawas Pemilu dan pihak keamanan dalam hal ini kepolisian.

Menariknya, Pemerintah Kabupaten Gorontalo dan Polres Gorontalo menanda tanganani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) terkait pengamanan Pilkada tahun 2020 di Kabupaten Gorontalo, Kamis, (05/03/2020) berlangsung di lantai II kantor Bupati.

Penandatangan NPHD itu turut disaksikan Sekda Ir. Hadijah U. Tayeb, Kepala dinas Keuangan Roswati Lasimpala, Kepala Bagian Hukum, Kepala bagian kerjasama Global serta wakapolres Gorontalo bersama jajarannya.

Usai penanda tanganan Bupati Kabupaten Gorontalo Prof. Nelson Pomalingo saat di wawancarai menyampaikan, paling penting adalah suksesnya pesta demokrasi pemilihan kepala daerah 2020.

Lanjut Nelson, sebetul-nya penanda tanganan sudah lama di rencanakan, namun karena dengan kesibukan masing-masing, sehingga NPHD itu barulah terlaksana. Dan untuk penyaluran anggaran kepada pihak kedua (Resort Gorontalo) sebesar 3.500.000.000.00,(tiga miliyar lima ratus juta rupiah), Penyaluran itu dibagi menjadi 3 tahap antaralain ;

Hibah uang tahap pertama diberikan 1.500.000.000.00 (satu miliyar lima ratus rupiah) bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun 2020.

Tahap kedua,1.500.000.000.00 ( satu miliyar lima ratus rupiah) bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun 2020.

tahap ke tiga berkisar, 500.000.000.00 ( lima ratus juta rupiah) bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2021.

“dana yang telah di tanda tangani NPHD nya itu sudah di kaji dengan matang, Dana tersebut dibagi menjadi 3 tahap, tahap pertama bulan maret ini,
Dana ini saya kira sudah kita hitung secara baik, kalau kita bandingkan dengan yang di tempat lain, mungkin termasuk efisien juga di sini, tapi bukan berarti terlalu hemat serta tidak terlalu tinggi, namun semua berdasarkan perhitungan dari kebutuhan mereka,”ungkapnya.

Di tempat yang sama, Kapolres Gorontalo AKBP. Ade Permana, SIK. Menyampaikan, Polres Goronntalo pertama kali melakukan penandatanganan NPHD sesuai arahan dari Polda Gorontalo, yang merupakan tolak ukur dari dua polres yang belum melaksanakan NPHD.

” Dengan berkurangnya jumlah Tempat Pemilihan Suara (TPS) untuk Pilkada tahun ini, dapat di alokasikan satu TPS bisa dua personil anggota kepolisian yang menjaga keamanan.” tandasnya.

Terakhir, AKBP. Ade Permana mengungkapkan, personil kepolisian untuk pilkada 2020 ini akan lebih konsentrasi, mengingat jumlah TPS yang berkurang dari pemilihan legislatif-eksekutif 2019.

” Insya Allah dengan berkurang jumlah TPS, kami personil Kepolisian lebih konsen dalam melakukan pengamanan dari tahapan sampai sukses pilkada di Kabupaten Gorontalo,” ungkap AKBP. Ade Permana, SIK.

%d blogger menyukai ini: