Pranala.co.id – Bupati Kabupaten Gorontalo Nelson Pomalingo Apresiasi Sistem Digitalisasi yang ada di Desa Hutada’a Kecamatan Telaga Jaya Kabupaten Gorontalo yaitu Aplikasi Halo Hutada’a, kemudian Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi Haris S. Tome menjelaskan sistemnya.

“Digitalisasi ini adalah pembangunan kemandirian kita, salah satu Visi-misi kitakan sudah jelas yaitu Gemilang Mandiri, salah satu mandiri itu Sistem dan yang di bangun adalah Digitalisasi,” ungkap Bupati Kab. Gorontalo Nelson Pomalingo usai Launching Desa Digital Tepatnya di Desa Hutada’a Kec. Telaga Jaya Kab. Gorontalo, Senin (6/9/2021).

Lanjutnya, Digitalisasi ini menggunakan sistem yang lebih mudah serta cepat dalam menjalankan pelayanan kepada masyarakat, kemudian database bisa di ambil dimana saja, lebih transparan, dan pemasaran langsung bisa ke seluruh Dunia untuk di lakukan.

“Insya allah di tahun depan bisa saya bersama pak wabup akan lakukan, sehingga kemandirian itu di mulai dari desa, ketika Desa Kuat, Desa Smart, maka kecamatan dan Kabupaten akan kuat,” ujarnya.

Bupati Kab. Gorontalo Nelson Pomalingo juga mengatakan, ini patut di apresiasi terhadap pemuda-pemudi asal Gorontalo Blod.id yang buat aplikasi Halo Hutada’a dan command centrenya Relos Labs untuk desa digital Hutada’a.

“Maka dari pada itu saya meminta kepada Kominfo segera di tulis dengan baik tentang paparannya serta keunggulannya kepada kita, dan kita akan tularkan kepada semua desa,” pungkasnya.

Ditempat yang sama Kadis Kominfo Kab. Gorontalo Haris S. Tome menerangkan, manfaat Digitalisasi bisa mendorong orang dalam beradaptasi dengan kebiasaan baru, di masa Pandemi Covid-19 ini orang tidak bisa berkerumun.

“Sehingga kita buat sistem Digital, yang orang bisa buat surat dari rumah, tidak perlu capek-capek datang di kantor desa, cukup dia mengisi datanya melalui Handphonenya sendiri, kemudian pegawai di Kantor desa yang akan Print datanya, ada yang akan mengantar datanya nanti ke rumah masyarakat tersebut, setelah itu sistem penjualan kita dorong, dan pemberian bantuan itu tepat sasaran,” terangnya.

Kadis Kominfo Kab. Gorontalo Haris S. Tome menjelaskan, bantuan juga termasuk berbasis Digital, karena melalui Digital bisa terpantau kondisi rumah serta keluarganya, bisa terlihat hanya di klik bisa muncul sendiri dari sistem Digital ini dan keadaan setiap dusun langsung terpantau dengan CCTV.

“Untuk Digital ini kita tidak memiliki target, karena kalau ingin menggunakan sistem Digitalisasi ini harus memiliki kesadaran sendiri di setiap desa, untuk desa Hutada’a ini di buat karena dari desanya yang meminta, sehingga kita tinggal Fasilitasi,” jelasnya.

Kadis Kominfo Kab. Gorontalo Haris S. Tome mengatakan, ketika di desa yang ingin buat Digital seperti ini, itu harus dari keinginan dari pemimpin di setiap desanya, kemudian keinginan masyarakatnya, ketika itu berjalan dengan baik itu akan terlaksana, kalau di tekan dari atas tidak akan terlaksana.

“Di desa Hutada’a ini adalah salah satu contoh, ketika desa lain membutuhkan sistem Digitalisasi seperti ini, kita akan dampingi sampai menjadi sistem pantauan masyarakat, sampai pendataannya,” tandasnya.

Editor : Mira

Pewarta : Agung Nugraha

%d blogger menyukai ini: