Pranala co.id (KOTA) – Dewan Pengurus Daerah Dua Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD II) Kota Gorontalo Periode 2019/2022 Resmi Dilantik. Rabu (15/1/2020) bertempat di salah satu Ballroom Hotel Horison Nayumi Gorontalo.

Ghalieb Lahidjun selaku Ketua DPD 1 KNPI Provinsi Gorontalo dalam sambutannya mengatakan, Sangat mengapresiasi kepada Dita Anggriani Polapa yang telah meluntuhkan mitologi dikalangan aktivis atau pemuda gorontalo, selama ini dikenal hanya lelaki yang bisa menjadi ketua KNPI, namun hal itu terbantahkan malam dini hari, Ketua DPD 2 KNPI Kota Gorontalo kini dinahkodai sosok seorang perempuan.

“Saya kira ketika dulu kita mengingat adanya Nyai Ahmad Dahlan sebagai seorang emansipator perempuan, dimalam hari ini kita berikan penghargaan kepada Ketua KNPI Kota Gorontalo dengan sapaan Nyai Dita Anggraini Polapa sebagai tokoh perempuan yang pertama kali dalam sejarah nahkodai KNPI Kota Gorontalo.” Tutur Ghalieb.

Ghalieb Lahidjun menambahkan, khakekat lahirnya KNPI pada tanggal 24 juni 1973 sesungguhnya lahir untuk menghidari retaknya organisasi pemuda dalam komunitas kesatuan aksi mahasiswa pada saat itu, maka KNPI lahir atas dasar strukturisasi semangat sumpah pemuda.

“Sebagai satu organisasi, tentunya KNPI butuh perancangan program sesuai kompotensi di berbagai bidang dalam struktur organisasi, namun terpenting dari sebuah program ialah kemampuan kita sebagai pemuda untuk terus merajut persatuan dan kesatuan didalam tubuh pemuda terutama KNPI untuk menjaga jangan sampai perpecahan semakin menjalar dan merusak eksistensi kepemudaan kita dimasa yang akan datang.” Tegasnya.

DPP KNPI Kita ketahui bersama mengalami perpecahan yang luar biasa, namun untuk wilayah Kabupaten/Kota Gorontalo jangan sampai terjadi perpecahan. “Biarlah saya di Provinsi Gorontalo yang menjadi tumbal perpecahan KNPI, akan tetapi kita harus menjaga KNPI Kabupaten Kota tetap utuh dari perpecahan.” Tuturnya.

Jika kita mencoba merusak persahabatan, organisasi, menciptakan perpecahan dikalangan pemuda gorontalo maka tunggulah kita akan menjadi sampah bagi sejarah pemuda di Prov. Gorontalo. Sehingganya Untuk mencapai sebuah persatuan tentunya pemuda harus menerima sebuah perbedaan didalam sebuah wadah organisasi.

Sementara itu Dita Anggriani Polapa mengungkapkan, hal ini menjadi tantangan besar kedepan, karena
Sejarah KNPI Kota Gorontalo nanti saat ini dinahkodai oleh perempuan.

“Harapan besar tentunya dibawah kepemimpinan saya selaku perempuan, kedepannya bisa setara progresnya bahkan melebih dari kepemimpinan sebelumnya yang keseluruhannya ialah lelaki. ” Progres kedepan, KNPI akan fokus untuk mendorong minat dan bakat pemuda di Kota Gorontalo untuk tersalurkan.” Tegas Ketua KNPI Kota Gorontalo.

“Untuk dualisme kepemimpinan cukup terjadi di KNPI Pusat, namun untuk Kota Gorontalo kami tetap berada pada komitmen bersama, untuk tidak menjadikan perpecahan antar sesama yang menjadikan dualisme kepemimpinan.” Tandas Dita Polapa.