Pranala.co.id-Tim Penggerak PKK Kabupaten Gorontalo gelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) tahun 2021-2026 yang dilaksanakan selama dua hari, Jumat dan Sabtu (16-17/ 2021), bertempat di Resto Magrove, Kabupaten Pohuwato.

Rakerda mengusung tema “Mewujudkan Tim Penggerak PKK Kabupaten Gorontalo Profesional dan Mandiri”.

Kegiatan dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan tersebut dibuka secara resmi Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo. Tampak hadir Wakil Bupati Hendra Hemeto, Sekda Ir. Hadijah U Tayeb, Ketua dan Wakil Ketua TP PKK, Fory Naway dan Sitti Fatra Sunge, Camat SE Kabupaten Gorontalo, pengurus PKK Kabupaten, Kecamatan serta Pengurus PKK desa dan Kelurahan.

Ketua TP- PKK Kabupaten Gorontalo Fory Naway mengatakan, tujuan rakerda antara lain menyatukan serta menghasilkan persamaan persepsi dan komitmen oleh seluruh kader PKK.

Menurut Fory Naway, Rakerda ini diharapkan akan dapat menghasilkan persamaan persepsi dan komitmen yang sinergis terkait dengan kebijakan program dan kegiatan TP PKK di Kabupaten Gorontalo.

“Sehingga nantinya TP PKK Kabupaten Gorontalo siap mengintegrasikan dan menyukseskan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Gorontalo melalui kegiatan-kegiatan program Prioritas lintas OPD,” ujar Fory Naway.

Rakerda itu pun menghasilkan berbagai rekomndasi -rekomndasi program prioritas baik tingkat Kabupaten sampai tingkat kecamatan, desa dan kelurahan yang akan dilaksanakan oleh semua pokja baik pokja satu sampai pokja 4.

Program itu antara lain, peran PKK dalm rangka menekan tingginya kekerasan kepada perempuan dan perlindungan anak serta menekan tingginya pernikahan dini. program prioritas utam diseluruh pokja satu baik PKK kecamatan, desa dan kelurahan.

Lanjut Fory, program prioritas lain, menghidupkan Kembali majelis taklim. Majelis taklim diharapkan ada pembinaan tersendiri termasuk pembinaaan kepada lansia produktif. Selanjutnya, program penanganan stunting dan penanganan Covid-19.

“Ini merupakan program nasional yang harus kita laksanakan. Karena pada bulan September nanti desa aman Covid- akan dilombakan. Indikatornya desa aman covid adalah seluruh rumah menyediakan tempat cuci tangan,tempat sampah disediakan, menyediakan masker,karena wajib pakai masker seluruh masyarakat termasuk setiap hajatan atau pesta dibatasi kehadiran untuk menjaga jarak dan peran PKK diharapkan mengontrol hal ini,” papar Fory Naway.

Kemudian, mengoptimalkan lahan pekarangan, pemberdayan ekonomi masyarakat melalui budidaya tanaman porang sebagai program nasional termasuk budidaya tanman sansiviera dan tanaman pohon kelor. Pengaktifkan SIM PKK tingkat kecamatan dan desa.

“Itulah sejumlah program prioritas yang dalam penyusunannya terus dikoordinasikan dengan pemerintah kecamatan secara terus menerus. Termasuk PKK kecamatan harus berkoordinasi dengan PKK tingkat Kabupaten Gorontalo,” imbuhnya.

%d blogger menyukai ini: