Pranala.co.id (Limboto) – Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI ) Provinsi Gorontalo, Nelson Pomalingo rapat bersama dengan ketua umum pimpinan DMI Dr. H. Muhammad Jusuf Kalla, Minggu (10/05/2020). Rapat berlangsung secara vidio conference tersebut diikuti oleh ketua –ketua DMI Provinsi Se Indonesia.

“Tadi, ada beberapa hal penekanan dari ketua Umum Pimpinan DMI pusat Pak Jusuf Kalla, Pertama, bagaimana masjid itu tetap berperan walaupun hari ini, ditengah pandemi-covid-19 karena tidak bisa lagi sholat jumat, taraweh. Tetapi kegiatan –kegiatan yang lain, seperti pelayanan kepada umat penyaluran zakat fitrah, pembagian sembako bahkan dapur umum disarankan dan tetap dilaksanakan,” Kata Ketua DMI Provinsi Gorontalo Nelson Pomalingo ditemui, usai kegiatan itu di aula rudis Bupati Gorontalo.

Foto : ist

Kedua, pada rapat tadi Ketua Pimpinan DMI pusat mengecek, bantuan DMI pusat kaitannya penyaluran bantuan paket kebersihan. “ Kami, Alhamndulillah seluruh masjid di Provinsi Gorontalo dapat, hari ini Kabupaten Gorontalo, Besok Kota Gorontalo, Bone Bolango dan tiga hari kedepan selesai semua penyaurannya di Seluruh masjid tidak terkecuali mendapat alat kebersihan. Baik masjid agung hingga masjid di desa –desa,” Tutur Nelson.

 

“Saya juga mengecek di Kecamatan Mootilango sudah selesai bahkan di Seluruh Kabupaten Gorontalo,” Tutur Nelson Lagi.

Kemudian, ketiga, hasil rapat tadi, setelah pandemi covid-19, masjid diharapkan menjadi pengemban memakmurkan umat. “ Hari ini umat kita jatuh ekonominya, maka diharapkan masjid menjadi pembangkit ekonomi umat kedepan. Jadi, kita tidak sekedar memakmurkan masjid tapi jamaah juga dimakmurkan, “ Ungkap Nelson.

Tak Hanya Ketua Dewan DMI Pusat melakukan berbagai penegcekan, namun Nelson menyampaikan, wakil ketua umum DMI pusat menekankan, bahwa adapun terjadi soal tudingan jamaah tabliq itu bukan berarti masjid. Karena jamaah di masjid itu bukan jammah tabliq tapi semua. “Sehingga jangan sampai ada imej tidak baik terhadap masjid,” Tandas Nelson.